RADARJOGJA.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto kemarin (13/11) diam-diam ziarah di kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Bantul. Bekas Danjen Kopassus ini enggan berbicara soal politik dalam kunjungan seharinya di Jogjakarta.

“Wartawan memang luar biasa. Dapat bocoran dari mana?” kelakar Prabowo saat menyapa wartawan yang telah menunggunya usai berziarah di makam Sultan Agung Hanyokro Kusumo.

Prabowo tiba di kompleks Makam Raja-Raja Imogiri sekitar pukul 14.20.

Mengenakan mengenakan baju peranakan (lurik) warna biru, Prabowo ditemani beberapa anggota keluarganya, serta jajaran pengurus partai berlambag garuda emas. Antara lain, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua DPD Partai Gerindra DIJ RM Noeryanto, dan Sekretaris DPD Partai Gerindra DIJ Dharma Setiawan.

Sesampai di Imogiri, rombongan Prabowo langsung menuju area makam Sultan Agung Hanyokro Kusumo. Satu jam kemudian rombongan pindah ke area makam Sultan Hamengku Buwono IX.

Menurutnya, rangkaian kegiatan ziarah hanya agenda pribadi dan keluarganya. Sebagai generasi penerus sudah seharusnya menghormati para leluhur. “Menghormati sejarah. Itu saja,” ucapnya.

Ditanya adanya kemungkinan agenda ziarah kali ini bersinggungan dengan pemilihan presiden (Pilpres) 2019, Prabowo enggan menanggapinya. “Wong (agenda) pribadi kok,” kelitnya sembari bergegas masuk ke area makam Sultan Hamengku Buwono IX.

Sementara itu, Dharma Setiawan mengungkapkan, kedatangan Prabowo di Jogjakarta atas undangan sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) M. Amien Rais. Prabowo diminta menghadiri peringatan Hari Pahlawan di sekolah milik pendiri partai matahari bersinar itu.

“Acaranya tadi pagi (kemarin, Red),” katanya.

Selepas momen ini Prabowo kemudian mengisi waktu luangnya di Jogjakarta untuk berziarah. Kompleks Makam Raja-Raja Kotagede menjadi lokasi pertama. Lalu berlanjut ke kompleks Makam Raja-Raja Imogiri. Ini dilakukan lantaran Prabowo Subianto punya hubungan darah dengan Keraton Ngayogyokarto. Persisnya sebagai keturunan Sultan Hamengku Buwono II.

“Sebelumnya juga pernah (ziarah) beberapa kali,” ucapnya.

Setali tiga uang, Dharma membantah agenda Prabowo Subianto berkaitan dengan pilpres 2019. “(Pilpres) 2019 masih dua tahun lagi,” elaknya.(zam/yog/ong)