BANTUL – Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Panembahan Senopati bertanggung jawab penuh dengan penataan pengelolaan keuangan sekaligus jalannya roda bisnis. Karena itu, rumah sakit pelat merah ini menggelar agenda rutin. Namanya, Review dan Monev Rencana Bisnis Anggaran (RBA) Tahun Anggaran (TA) 2017. Agenda tahunan yang digelar di Hotel Queen Garden Baturaden Purwokerto mulai 27 Oktober hingga 28 Oktober ini juga membahas penyusunan RBA TA 2018.
Kepala Bagian Pengembangan RSUD Panembahan Senopati Bantul Andriyandono menekankan, terwujudnya tata kelola keuangan yang sehat di internal manajemen RSUD Panembahan Senopati bersifat wajib. Berbagai penggunaan anggaran sekaligus realisasi program wajib dipaparkan.
“Begitu pula dengan pada 2017,” jelas Andriyandono di kantornya Jum’at (3/11) lalu.
Bahkan, evaluasi ini juga menyentuh rencana bisnis anggaran (RBA) Tahun Anggaran 2017. Menurutnya, evaluasi program dan RBA Tahun Anggaran 2017 ini memiliki sejumlah tujuan. Antara lain, sebagai bahan pertimbangan penyusunan RBA TA 2018.
“Semoga mewujudkan keterpaduan antara penggunaan anggaran dan penyelenggaraan kinerja,” harapnya.
Agenda ini sengaja didesain mengundang berbagai pihak. Itu bertujuan agar evaluasi sekaligus penyusunan RBA TA 2018 menuai hasil maksimal. Ada 84 peserta yang diundang. Antara lain, perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dewan Pengawas, dan Pendamping AKIP dari Dinas Kesehatan. Juga, jajaran direksi, kepala bangsal, kepala unit dan kepala instalasi RSUD Panembahan Senopati.(zam/ong)