RADARJOGJA.CO.ID – PT Jasa Raharja Cabang DIJ terus berupaya meningkatkan dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Untuk merealisasikannya, perusahaan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) ini membuka Kantor Pelayanan Jasa Raharja di Kabupaten Sleman, Jumat pagi (10/11). Tepatnya berada di Jalan Magelang KM 11 Tridadi.

Pembukaan kantor baru ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Cabang PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH bersama stafnya. Kemudian, potongan nasi kuning diberikan kepada Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria dan Penanggung Jawab Kantor Jasa Raharja Sleman, Arnold.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH mengatakan, pembukaan kantor pelayanan di Kabupaten Sleman bertujuan untuk meringankan dan memudahkan masyarakat Sleman dalam pengurusan santunan kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum. Harapannya, masyarakat tidak perlu datang ke Kantor Cabang DIJ yang ada di utara Pingit, Jetis, Kota Jogja.

“Jadi masyarakat Sleman dan sekitarnya yang ingin mengurus santunan cukup datang kesini. Soalnya 30 persen penyaluran santunan di Sleman,” kata RM Wahyu Widodo SH MH di sela-sela pembukaan Kantor Pelayanan Jasa Raharja Sleman, Jumat pagi (10/11).

Wahyu menambahkan, masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas ketika mengendarai kendaraan bermotor mempunyai hak mendapat santunan dari PT Jasa Raharja. Wahyu menyebutkan, Januari hingga Oktober 2017 ini PT Jasa Raharja DIJ telah menyalurkan santunan sebesar Rp 46,6 miliar kepada korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan penumpang umum.

“Dari jumlah tersebut, untuk wilayah Sleman sendiri dana santunan yang disalurkan mencapai Rp 14,3 miliar sampai akhir bulan Oktober kemarin,” papar Wahyu.

Menurut Wahyu, besaran santunan yang akan diberikan tergantung kondisi korban. Untuk besaran santunan yang meninggal dunia nilai santunan Rp 50 juta, catat tetap maksimal Rp 50 juta, biaya perawatan luka-luka maksimal Rp 20 juta. Selain itu juga ada manfaat tambahan berupa pengganti biaya P3K yaitu maksimal Rp 1 juta, pengganti biaya ambulan maksimal Rp 500 ribu dan biaya penguburan bila korban tidak memiliki ahli waris Rp 4 juta.

“Jumlah santunan mengalami kenaikan. Kenaikan besaran santunan tersebut dimulai sejak Juni 2017. Selain itu, ada juga manfaat tambahan berupa pengganti biaya P3K dan penggantibiaya ambulan sebelumnya tidak ada,” tandas Wahyu.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria mengapresiasi atas dibukanya Kantor Pelayanan Jasa Raharja di Kabupaten Sleman. Ia berharap, kantor ini dapat memudahkan pelayanan kepada masyarakat dalam menguruskan santunan.

“Dengan keberadaan kantor pelayanan Jasa Raharja di Sleman ini mudah-mudahan dapat mempercepat proses santunan kepada korban kecelakaan serta memudahkan kerja sama dan koordinasi dengan kepolisian,” kata Burkan. (mar)