PLAYMAKER tim basket putri SMP Pangudi Luhur 1 Jogja (PL) Antrasita Berka Heriyanto bangga. Mengapa? Dia mengharumkan nama sekolah di berbagai kompetisi basket pelajar. Dia jadi first team putri Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series.

Perempuan berusia 13 tahun ini kapten tim basket putri PL. “Tahun pertama bawa tim PL ke JRBL dan langsung jadi kapten. Pasti senang dan bangga,” ujar Berka.

Meskipun belum mampu menjadi champion, Berka menjadikan laga JRBL sebagai pelajaran. “Stece punya teamwork bagus, chemistry-nya ada banget,” ujar Berka.

Tim basket putri PL melakukan persiapan matang demi berlaga maksimal di Junio JRBL 2017-2018 Jogja Series. “Yang pasti latihan terus. Perbanyak kompetisi. Bisa jadi tempat kami ketemu lawan. Memotivasi kami latihan lebih giat lagi,” kata Berka.
Selama persiapan, Berka sebagai kapten tim sering menemukan kejadian lucu. “Sering banget anak-anak pada nyelelek kalau latihan. Mau negur kok nggak enak. Jadi aku ajak dengan cara fun,” kata Berka.

Dia memunculkan suasana latihan yang tidak ada jarak antara kapten tim dan teman-teman lainnya. Karena menurut dia dalam satu tim statusya sama, sebagai pemain.

Berka punya role model atlet basket profesional Indonesia, Prastawa. “Vision-nya bagus. Dia bisa mengatur teman satu timnya,” katanya.

Dia mengaku skill Prastawa lah yang selama ini memotivasinya bisa meng-handle timnya. “Aku sering mencoba apa yang Prastawa lakukan ke timnya, aku lakukan ke tim PL,” katanya.

Pada JRBL tahun depan dia berharap memberikan yang terbaik untuk PL. Lebih bertanggung jawab atas timnya. “Akan lebih total lagi,” katanya.

Berka ngefans Stephen Curry. Dia mengatakan ke timnya jangan pernah puas dengan hasil yang dicapai. “Kita tidak pernah tahu kapan roda itu berputar dan berhenti. Harus tetap berusaha,” ujarnya. (dit/iwa/ong)