GUNUNGKIDUL – Selama sepekan digelarnya Operasi Zebra Progo 2017, ditemukan banyak pelanggaran lalu lintas. Polres Gunungkidul sudah mengeluarkan ribuan surat bukti pelanggaran (tilang).

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan pelanggaran didominasi surat-surat kendaraan. Mulai tidak membawa STNK dan SIM serta terlambat pajak tahunan. Selain itu, juga pelanggaran tidak menyalakan lampu motor di siang hari.

“Hari ketujuh, kami mengeluarkan 1.192 E-Tilang,” kata Mega usai menggelar razia di Siyono Logandeng, Playen kemarin.
Dia menjelaskan, tujuan Operasi Zebra Progo selain menindak pelanggar lalu lintas dan mengurangi kecelakaan juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat berlalu lintas.

“Jika berkendara lengkapi surat kendaraan. Cek kondisi kendaraan dan jangan lupa perhatikan kondisi kesehatan badan. Taati aturan dan tata tertib lalu lintas,” imbau Mega.

Dia berharap dengan digelarnya razia tingkat kedisiplinan masyarakat berlalu lintas meningkat. Mampu menekan angka kecelakaan.

Pada razia kemarin, banyak adegan lucu. Cara pengendara menghindari operasi. Salah satunya, seorang pemotor warga Sedayu, Bantul. Dari arah Jalur Cinta (Siyono) gugup melihat banyak petugas berseragam lengkap.

Pria itu panik lalu mencoba putar arah. Petugas menghadangnya dan diminta menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. Benar, ternyata kelengkapan berkendara kurang. Tidak membawa SIM serta telat bayar pajak kendaraan.

Dia diminta pulang, sementara kendaraannya dikandangkan sementara waktu. Karena mengaku tidak punya uang, salah seorang polisi merogoh saku celananya dan memberikan uang agar bisa naik angkutan. (gun/iwa/ong)