SLEMAN – Langkah PSS Sleman di Liga 2 terhenti sudah. Keme-nangan 2-1 atas Persis Solo tak cukup membantu Super Elang Jawa ke perempatfinal. Karena di Pekanbaru PSPS menang 4-0. Secara poin PSPS dan PSS sama, namun Herman Dzumafo dkk unggul head to head.

Sebagai bentuk pertanggung-jawaban, Manajer PSS Sleman Arif Juli Wibowo memutuskan mundur. Menurut Arif, dalam tim posisi tertinggi adalah ma-nager tim. Dan kegagalan tim adalah tanggung jawabnya penuh.

“Tanpa tekanan ataupun desakan mundur dari siapa-pun, sebagai pertanggungja-waban saya dan pertimbangan dengan direktur operasional PSS sekaligus kepanjangan tangan dari PT PSS dengan kesadaran penuh saya letak-kan jabatan sebagai manager tim PSS,” ujarnya kepada Ra-dar Jogja.

Dia juga minta maaf kepada semua masyarakat Sleman, seluruh Sleman fans baik Sle-mania maupun BCS atas ke-tidakmampuannya mengem-ban amanah sebagai manager PSS. “Kami dibebani target lolos ke liga satu. Tapi belum bisa. Sekali lagi saya minta maaf kepada semua pihak yang kecewa,” tuturnya.

Dalam pertandingan kemarin, PSS sebenarnya bermain cukup baik. Tuan rumah menggeber serangan sejak peluit tanda pertandingan dimulai.

Peluang pertama datang dari tembakan Agi Pratama di menit 5 yang masih sedikit melambung di atas mistar. Lalu tak berselang lama, Ach-mad Hisyam Tolle melepaskan tendangan yang masih me-nerpa tiang.

Keasyikan menyerang, setengah jam pertandingan berjalan PSS kecolongan di menit 29. Dari skema serangan balik Joko Pra-yitno mencetak gol setelah menda-pat umpan Andriantono Ariza.

Tertinggal, tuan rumah ber-main lebih ofensif. Umpan se-gitiga antara Busari, Imam Bagus diakhiri Riski Novrian-syah di dalam kotak penalti, namun masih belum menemui sasaran. Lalu Achmad Hisyam mendapat percobaan keduanya, tapi lagi-lagi tembakanya mem-bentur mistar gawang. Setengah main, PSS tertinggal.

Imam Bagus selepas rehat me-nyundul bola dari kemelut di depan gawang PSS. Namun arah bola masih di atas gawang. Pel-uang PSS datang dari tendangan bebas Dave Mustaine di depan kotak penalti, namun bola masih menerpa tiang gawang.

Menit 72 PSS menyamakan skor melalui sundulan Imam Bagus memanfaatkan umpan Tedi Berlian. Suporter seantero stadion bersorak.

Tujuh menit berselang, Riski Novriansyah dijatuhkan di ko-tak penalti. Dave Mustaine yang maju sebagai algojo menunai-kan tugasnya dengan baik. Bola sepakannya mengecoh Anam Syahrul Fitrianto. Tuan rumah berbalik unggul 2-1. Namun meskipun bertubi-tubi membombardir gawang Persis, tidak ada lagi gol tercipta. Sam-pai akhir pertandingan skor tidak berubah. (riz/din/ong)