Viralkan Cara Membuat Batik hingga Memasak Gudeg

Jogja sebagai kota budaya cukup menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Kendati demikian sekelompok anak muda Jogja terus berupaya mempromosikan Jogja ke mata dunia.Salah satunya melalui aplikasi Kwai.
DEWI SARMUDYAHSARI, Jogja
Ada banyak hal atau konten yang bisa dieksplorasi dari Jogja. Tidak hanya wisata dan kulinernya. Budaya dan kehidupan masyarakatnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan #tunjukkanjogjamu, perusahaan aplikasi berbasis android Kwai mengenalkan dan mendekatkan segala hal tentang Jogja kepada netizen di mana pun mereka berada.

Hastag Tunjukkan Jogjamu sendiri didengungkan GKR Mangkubumi, putri sulung raja Keraton Jogjakarta.Hal itulah yang menginspirasi manajemen Kwai membuat gerakan anak-anak muda Jogja untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya yang dimiliki. Dirangkum melalui video berdurasi 15 hingga 57 detik. Lalu membagikan video tersebut melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan Twitter lewat #videoinjogjamu.

“Kami berharap video ini bisa menjadi trending topic di dunia virtual. Juga trend setter bagi kota-kota lain,” ujar Country Manager Kwai Gagan Gandara.

Jogja menyimpan beragam potensi yang bisa diangkat dengan berabagi ide konten video. Ada banyak anak muda kreatif dan komunitas di Jogja. Selain itu, Jogja menjadi kota nomor satu pengguna internet tertinggi di Indonesia.
Gagan berharap, kekayaan budaya, wisata, kuliner yang ada di Jogja menyulut ide-ide kreatif anak muda untuk menyebarluaskannya melalui dunia maya. Sehingga, netizen di luar daerah bisa ikut mengenal dan lebih dekat dengan Jogja.
“Gudeg dan batik mungkin tidak asing bagi orang Jogja dan dianggap biasa. Tapi bagi orang Medan atau Manado bisa jadi sesuatu yang unik,” katanya. (yog/ong)