BANTUL – Ruang yang memungkinkan terjadinya suap menyuap dalam mengurus perizinan bakal tertutup. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Bantul bakal menerapkan sistem online.
“Sistem ini meminimalisasi kontak antara pemohon izin dengan petugas,” jelas Kepala DPMPT Bantul Sri Muryuwantini kemarin (4/10).

Ada aplikasi yang didesain khusus untuk pengajuan perizinan secara online ini. Menurut Nunik, sapaannya, pemohon harus melakukan pendaftaran dulu sebagai syarat mendapat akses pengajuan online. Termasuk mengetahui berkas apa yang dibutuhkan.

“Pembayarannya (administrasi) pun bisa melalui ATM,” ucapnya.

Sistem online tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. Awal 2018 diterapkan. DPMPT juga sedang mengajukan revisi regulasi yang mengatur hal ini. Sebab, ada beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati 22/2016 tentang Pelayanan Perizinan secara Online yang perlu disempurnakan.

Nunik optimistis pengajuan perizinan tepat waktu. Masyarakat juga terbantu.
Kasi Aplikasi Telematika Dinas Komunikasi dan Informatika Bantul Kawuniningrum mengatakan pemkab menatap era baru pengelolaan pelayanan. Semua berbasis teknologi informasi. Ini untuk mempermudah sekaligus mempercepat pelayanan publik.

“Dan program (pengajuan izin online) bagian dari konsep Bantul Smart City,” katanya. (zam/iwa/ong)