RADARJOGJA.CO.ID – Instruksi Presiden RI Joko Widodo agar perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) ikut memajukan dunia usaha mendapat respon PT Jasa Raharja. Perusahaan negara yang mengurusi santunan kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum ini menyalurkan modal kepada lima pelaku usaha di Jogjakarta, Rabu (27/9).

Penyaluran dana modal usaha Rp 115 juta tersebut diberikan kepada pengusaha rias pengantin di Selopamioro, toko klontong di Tirtonirmolo Kasihan, dan pengusaha toko bangunan di Patuk Gunungkidul. Selain itu, pemilik toko klontong dan pelaku usaha warung makan di Gunungkidup pun mendapatkan pinjaman modal usaha.

“Modal usaha Rp 25 juta dari PT Jasa Raharja akan kami pergunakan untuk pengembangan usaha rias pengantin,” kata Kismiati, warga Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul, kemarin.

Kismiati menambahkan, pemberian modal usaha ini sangat bermanfaat bagi usahanya. Sebab, usaha rias pengantin ini membutuhkan modal yang besar. Antara lain, untuk pengadaan pakaian, kosmetik, dan perlengkapan lain.

“Rias pengantin sekerang harus mengikuti tren. Jika tidak mengikuti tren ya bisa tidak laku,” terang Kismiyati.

Pemilik toko klontong, Wasriyanti mengatakan, pemberian modal PT Jasa Raharja akan dimanfaatkan untuk menambah stok sembako di tokonya. Tak hanya itu, dana itu akan dipergunakan untuk pengadaan tabung gas dan galon.

“Uangnya akan saya gunakan untuk nyetok sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” jelas warga Dusun Kepek, Saptosari, Gunungkidul ini.

Kepala PT Jasa Raharja DIJ, Wahyu Widodo SH MH mengatakan, penyaluran dana kemitraan ini merupakan tugas tambahan yang diberikan Kementerian BUMN kepada PT Jasa Raharja. Januari hingga September 2017, dana kemitraan yang disalurkan PT Jasa Raharja kepada pelaku usaha di Jogjakarta sudah mencapai Rp 770 juta.

Selain mengelola dana kemitraan, PT Jasa Raharja menyalurkan dana hibah Program Bina Lingkungan.

“Dana Kemitraan ini bertujuan untuk mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan usahanya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan,” kata Wahyu didampingi Kanit PKBL PT Jasa Raharja Nur Cahyo. (mar)