BANTUL – Destinasi wisata di Kabupaten Bantul bertambah. Itu setelah Desa Panggungharjo mulai membuka destinasi baru bernama Kampung Mataraman.

Lurah Desa Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi mengungkapkan, Kampung Mataraman mulai dibuka untuk wisatawan akhir Juni lalu. Destinasi berkonsep sebuah kampung yang menggambarkan perkampungan masyarakat pada era kerajaan Mataram ini merupakan salah satu unit usaha BUMDes Panggung Lestari.

“Tapi proses pembangunannya baru sekitar 20 persen,” jelas Yudi, sapaannya, kemarin (6/9).

Kendati masih jauh dari sempurna, Yudi cukup antusias. Tidak sedikit wisatawan yang mulai melirik destinasi ini. Pada bulan pertama, misalnya, pengelola meraup pendapatan hingga Rp 72 juta rupiah. Lalu, pada bulan Agustus naik menjadi Rp 94 juta. Namun, total pendapatan ini tak sepenuhnya masuk ke kas desa.

“Ada pembagian untuk pendapatan asli desa dan pengembangan kapasitas,” ucapnya.

Tak hanya pendapatan, Kampung Mataraman ini juga fokus terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar. Yudi menyebut ada 26 warga sekitar yang terlibat langsung. Baik sebagai manajemen maupun pekerja lapangan.

“Yang bekerja paruh waktu juga banyak. Biasanya saat ada banyak kunjungan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Yudi mengungkapkan, Kampung Mataraman didesain seluas enam hektare. Targetnya pembangunannya selesai pada 2019 atau 2020.

“Saat ini sudah habiskan anggaran Rp 1,8 miliar,” sebutnya.

Manajer Program Kampung Mataraman Panji Kusuma menambahkan, ada banyak program yang dirancang untuk meramaikan Kampung Mataraman. Di antaranya, Padhang Bulan Ing Kampung Mataraman. Program yang baru di-launching Selasa malam (5/9) ini dikonsep sebagai ajang ekspresi budaya dan seni bagi warga. (zam/ila/ong)