GUNUNGKIDUL – Ojek online sudah masuk ke Wonosari Gunungkidul. Perekrutan driver atau pengemudi sudah berlangsung.
Salah seorang warga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Wahyu, mengaku sudah mendaftar dan menunggu aplikasi ojek online-nya diaktifkan. Dia sudah mengumpulkan berkas untuk mendaftar driver Grab Bike. “Kalau sudah aktif langsung kerja,” kata Wahyu kemarin (5/9).

Sementara itu, kabar masuknya Grab di Wonosari belum diketahui otoritas setempat. Kantor Dinas Perhubungan Gunungkidul belum bisa berkomentar banyak.

“Kami masih menunggu pemerintah pusat terkait regulasi yang akan mengatur (ojek online),” kata Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul Syarief Armunanto.

Jika sudah ada petunjuk pihaknya baru dapat melakukan pengaturan. Peraturan Menteri Perhubungan 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Layak Trayek, beberapa poin direvisi Mahkamah Konstitusi. “Kami tunggu seperti apa sehingga kami belum bisa berkomentar banyak,” ujarnya.

Kehadiran ojek online belum berdampak signifikan terhadap penghasilan pengojek pangkalan. Salah satu pengemudi ojek pangkalan di Kecamatan Playen, Hendra belum mengetahui jika ojek online sudah beroperasi.

“Biasanya kalau di sini nariknya (ngojek) langganan penjual sayuran di pasar atau pengunjung pasar. Memang tak berpengaruh banyak jika ada ojek online,” kata Hendra.

Dia berharap pemerintah mengatur regulasi ojek online agar tidak mematikan bisnis ojek reguler. “Rezeki sudah diatur, namun harus ada aturannya,” pintanya. (gun/iwa/ong)