Untuk Kemajuan Tim Kesayangan

JOGJA – PSIM Jogja merayakan hari jadinya yang ke-88 kemarin (5/9). Kali ini, peringatan dilakukan dengan sederhana namun meriah.
Ya, ribuan suporter PSIM Jogja baik Brajamusti maupun The Maident memadati Tugu Jogja dini hari kemarin (5/9). Di sana, mereka menggelar doa bersama yang ditujukan bagi PSIM Jogja. Mereka menyalakan lilin sembari melantunkan doa untuk tim berjuluk Laskar Mataram ini.

Presiden Brajamusti Rahmad Kurniawan mengatakan, perayaan hari jadi PSIM Jogja digelar dengan sederhana. Kegiatan yang melibatkan dua kelompok supporter ini, baru kali pertama digelar.”Doa ini untuk kejayaan PSIM yang lebih baik lagi. Apalagi pekan depan PSIM akan menghadapi laga krusial,” jelasnya.

Dia pun berharap, ke depan perayaan hari jadi PSIM Jogja tidak hanya diikuti suporter saja. Masyarakat Jogja yang merasa memiliki PSIM Jogja bisa ikut memeriahkan perayaan.
Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Kastawa mengatakan, momen hari jadi tahun ini digelar di Wisma Soeratin. Kegiatan berupa potong tumpeng, pengajian, dan bazar.”Kami kumpul-kumpul dengan sesepuh PSIM Jogja, perwakilan suporter dan perwakilan dari yatim piatu. Inginnya kita selalu guyub, berjuang untuk kemajuan PSIM Jogja,” kata Jarot.

Di usianya yang semakin tua, dia berharap PSIM Jogja tetap eksis dalam persepakbolaan profesional di Indonesia. Ia menyayangkan, sebab Mataram Knight-julukan PSIM Jogja gagal menuntaskan ambisi lolos ke babak 16 besar. “Manajemen selalu mamtok target yang terbaik. Saat ini kita harus realistis target bertahan di Liga 2,” jelasnya. (bhn/din/ong)