SLEMAN – Pemkab Sleman terus berupaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Melihat geliat kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Bupati (Wabup) Sri Muslimatun, sekelompok remaja yang tergabung dalam Forum Anak Sleman.

Diwakili Ragil Aji P dan Husnanda Ayu Amalia, Forum Anak Sleman mengingatkan pentingnya penyediaan sistem jaringan informasi dan komunikasi bagi anak-anak. Mereka juga meminta fasilias olahraga, serta ruang berekspresi dan sarana terbuka ramah anak.

“Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup dan tumbuh kembang. Serta dijauhkan dari kekerasan serta eksploitasi dan penelantaran,” ungkap Ragil di sela kegiatan Temu Hati Anak Sleman kemarin (10/8).

Menyikapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sleman Mafilinda Nuraini menyatakan, tanggung jawab melindungi anak tak hanya menjadi beban pemerintah.

Masyarakat, orang tua anak, dan negara juga harus bersinergi memikul beban yang sama untuk memenuhi hak-hak anak.
“Dibentuknya Forum Anak Sleman menjadi jawaban atas komitmen kami dalam mengembangkan program Kabupaten Layak Anak,” ungkapnya.

Temu Hati Anak Sleman menjadi salah satu momentum yang difasilitasi Pemkab Sleman setahun sekali. Melalui forum tersebut, anak Sleman diharapkan ikut berfikir dan berpartisipasi mengurai setiap persoalan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Untuk selanjutnya didiskusikan dan dipecahkan bersama.(yog/ila/ong)