SLEMAN – PSS Sleman akan menantang tuan rumah Persip Pekalongan di lanju-tan Liga 2 pekan ke-10, Rabu (2/8) men-datang. Di atas kertas, Persip menjadi lawan yang bisa diatasi sebab pernah ditaklukkan di Maguwoharjo Internatio-nal Stadium (MIS), 4-0. Namun partai tandang kali ini bisa menjadi berat, sebab PSS harus menjalani hukuman bermain tanpa suporternya.

Rencananya tim akan berangkat pagi ini pukul 07.30 dari mess di MIS. Melalui akun Twitter-nya, suporter berencana mengawal bus pemain sampai dengan perbatasan DIJ-Jawa Tengah.

“Sebelum jauh melangkah, yok besok pagi kumpul di stadion MIS. Kita kawal dan beri semangat tim kebanggaan sam-pai perbatasan Jateng,” cuit akun Curva Sud Shop 1976.

Sleman Campus Boys lalu membalas cuitan tersebut dengan lebih pagi dipastikan akan sampai di stadion. “Ketemu di Maguwoharjo besok jam 6 lur,” jawab-nya.

Admin akun Brigata Curva Sud juga mencuit akan ikut mengantar tim dari stadion. “Nek raiso tangi isuk yo mengko bengi turu ning Maguwo,” ujarnya.

Buntut dari keributan di perbatasan Temanggung-Magelang yang menewas-kan satu orang, Polda Jateng menyurati PSSI, isinya melarang suporter Green Falcon memasuki wilayah Jateng. Kemudian melalui sidang Komdis PSSI, PSS dihukum empat pertandingan tanpa boleh didamping suporter di stadion. Hukuman dimulai dari pertandingan melawan Persip Pekalongan, hingga partai away ke Ciamis. (riz/laz/ong)