RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Meskipun peluang bertahan di Liga 2 dinilai cukup berat, Persiba Bantul belum mau melempar handuk. Bagi mereka, sekecil apapun kesempatan akan terus diupayakan, yaitu memenangi lima partai sisa di Grup 4. Misi pertama tentu berusaha keras mencuri poin dari Persis Solo di Stadion Manahan, Kamis (3/8) mendatang.

Jika merujuk jadwal tersebut, artinya masih ada waktu sepekan untuk melakukan persiapan. Jeda waktu tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk mengadakan uji coba sebagai pemantapan tim. Poin yang menjadi sorotan tentu masih seputar finishing. Sebab dari banyaknya peluang yang ada, belum bisa dikonversi menjadi gol.

Persiba rencananya akan berujicoba dengan tim lokal sebagai lawan latih tanding, Sabtu (29/7). Karena nantinya akan menghadapi Persis Solo yang notabene tim kuat di Grup 4, persiapan harus betul-betul serius dan maksimal. “Masih yang utama membenahi kelemahan agar tidak mudah kehilangan bola. Fokus pada peningkatan kepercayaan diri dan mental pemain. Harus terus percaya diri dan tidak boleh putus asa di tengah jalan,” ungkap pria yang lama menukangi Baturetno FC itu.

Waktu yang tersisa juga akan terus digunakan untuk meningkatkan kerja sama tim. Sehingga semakin padu dan bisa saling pengertian satu sama lain di lapangan. Sebab jika dilihat secara head to head per lini dengan pemain Persis Solo, pemain Persiba masih di bawah kemampuan individu Tri Handoko dkk. Karena itu dengan kekompakan semua lini, bisa menyulitkan permainan lawan.

Terkait dengan penambahan pemain baru, rencananya akan datang dua pemain yaitu Saddam Hussein dan Maulana Siswanto. Namun hingga Rabu (26/7) keduanya belum ikut dalam latihan tim. Jika nantinya memang tidak ada pemain baru, Sambudi mengaku pasrah dan akan mencoba memaksimalkan komposisi pemain yang ada.”Kami juga terus berdiskusi dan meminta masukan kepada pemain. Sehingga komunikasi bisa lancar dan harapanya pemaim bisa lepas dan menampilkan yang terbaik,” terangnya. (riz/din/ong)