KULONPROGO – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kulonprogo dan RSUD Wates telah memberikan 70 layanan three in one kepada bayi yang lahir di RSUD Wates. Layanan tersebut diberikan selama dua pekan terakhir.

Kepala Dinas Dukcapil Kulonprogo Djulistya mengatakan pelayanan three in one kali pertama diluncurkan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X saat meresmikan bangsal VIP RSUD Wates lalu. “Program ini merupakan layanan baru. Kami lakukan jemput bola ke RSUD Wates,” katanya.

Terobosan tersebut hasil kerjasama Disdukcapil dan RSUD Wates. Setiap bayi yang lahir di RSUD Wates ketika keluar rumah sakit sudah menbawa tiga dokumen kependudukan.

“Tiga dokumen tersebut, akta kelahiran, kartu identitas anak, dan kartu keluarga yang sudah update. Memasukkan nama bayi dalam kartu keluarga (KK) orang tuanya,” jelasnya.

Jadi bayi lahir di sana, ketika pulang sudah mengantongi tiga akta tersebut. Tentu saja orang tua bayi atau keluarganya selama proses kelahiran menyerahkan berkas yang dibutuhkan. Petugas yang datang ke RSUD.

“Syarat tersebut berupa fotokopi surat nikah orang tua bayi, fotokopi KTP orang tua, surat nikah orang tua bayi,” katanya.

Direktur RSUD Wates Lies Indriyani mengatakan kerjasama dengan Disdukcapil ini mendukung peningkatan pelayanan di RSUD Wates. Performa RSUD Wates yang selama ini dikenal sebagai rumah sakit sayang ibu dan anak semakin membaik. Memberikan perhatian lebih bagi ibu hamil, ibu melahirkan dan anak anak balita.
“Ini menjadi salah satu bentuk layanan kami yang memudahkan,” ungkapnya.

Septiantari, 26, ibu yang baru saja melahirkan bayinya di RSUD Wates senang dengan pemberian akta kelahiran dan KIA bagi bayinya. “Pelayanan tersebut merupakan bentuk pelayanan plus dari RSUD Wates maupun Dukcapil,” ujarnya.
Warga lain, Muh Ikhsan, 27, suami Septi mengatakan lebih bagus lagi jika aktenya diantar ke RSUD Wates saat dia pulang membawa bayinya. Sementara ini harus ambil akta di Kantor Dukcapil.

“Yang jelas pelayanan three in one sangat bagus, praktis dan membantu. Kami tidak perlu antre ke Kantor Dukcapil,” katanya. (tom/iwa/ong)