RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Sampai pekan ke delapan Liga 2, PSS Sleman masih memimpin di puncak klasemen Grup 3. Tim berjuluk Green Falcon ini unggul empat poin dari peringkat kedua yang dihuni PSCS Cilacap. Namun, PSS Sleman belum mau mengendurkan laju mesinnya untuk mereguk poin sampai benar-benar aman lolos 16 besar.

Ya, Busari dkk setidaknya memerlukan 12 poin untuk mengunci posisi puncak dari para pesaing. Karena itu, Pelatih PSS Freddy Muli menganggap pertemuan dengan Persibangga, Purbalingga hari ini sebagai laga serius, meskipun di atas kertas PSS unggul segalanya.

Ya, jika menengok tabel klasemen, bentrok kedua tim malam ini adalah pertemuan posisi pertama dengan tim juri kunci. Keduanya dipisahkan dengan jarak 15 poin yang membentang. “Kami tidak boleh sepelekan lawan, siapapun juga. Jangan sampai lengah. Harus serius, fokus dan amankan tiga poin,” ujarnya setelah uji coba lapangan, kemarin pagi (25/7).

Apalagi tim berjuluk Super Elang Jawa ini masih belum bisa menurunkan Jodi Kustiawan yang belum sembuh cedera hamstring. Sementara Waluyo tidak terlihat di latihan pagi karena tidak terlalu fit. Jika keduanya absen, Freddy bisa jadi akan kembali bereksperimen. Di pos bek tengah ada Achmad Hisyam Tolle dan M. Zamzani yang bisa dimainkan.

Gelandang bertahan yang bisa dimainkan di centerback, Arie Sandy juga sudah lepas dari hukuman akumulasi kartu. Pos lini tengah menjadi yang patut ditunggu. Selain Busari dan Dirga yang tak mungkin tergeser, satu posisi menarik menjadi kejutan. Apakah menjadi tempat Dave Mustaine atau Arie Sandy.

Jika tujuannya mencetak banyak gol tentu opsi memainkan Dave menjadi terdepan. Satu assistnya menjadi nilai tambah di laga ‘debut’ Sabtu (22/7) lalu. “Lihat kondisi terakhir nanti. Pilihan komposisi terbaik yang akan dimainkan. Termasuk seperti kemarin di Banyumas itu cukup baik. Tapi kemarin away, sekarang home, juga pasti akan ada perubahan,” imbuhnya.

Mengenai dinamika bursa transfer, runner-up ISC-B 2016 itu sudah mendatangkan Ardi Idrus dan Mardiono. Namun keduanya masih menunggu pengesahan operator kompetisi. “Sekilas cukup baik. Mardiono punya pengalaman di Liga 1 dan Ardi kuat dalam bertahan,” tuturnya.

Sedangkan pemain belakang Revi Agung memastikan mundur dari tim dan hengkang ke 757 Kepri Jaya FC. “Iya saya pindah ke Kepri, hari ini berangkat,” ujarnya kepada Radar Jogja, kemarin.

Di sisi lain, pelatih Persibangga Ahmad Muhairah sudah mengetahui kekuatan tuan rumah. Pihaknya akan berusaha realistis sebab Sleman menurutnya tim kuat dengan persiapan panjang. Karena itu misi tandang kali ini adalah berusaha mencuri poin. “Bagi saya tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan. Kami berharap bisa membuat kejutan. Kekuatan kami mengandalkan kerja sama tim yang lebih ditonjolkan,” paparnya.

Persibangga menambah Fauzan Fajri, Suchaimin dan Trianto di bursa transfer. Masuknya pemain tersebut bisa menambah percaya diri dan bisa tenang dalam bermain. (riz/din/ong)