RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PSIM Jogja memutuskan menghentikan perburuan pemain dan fokus memoles skuad yang kini dimiliki. PSIM Jogja cukup puas dengan kehadiran Riskal Susanto yang biasa beroperasi di sektor bek kanan.

Sampai dengan kemarin tercatat dua pemain yang mengikuti seleksi, yakni Abdulrahman yang sebelumnya bermain untuk Persip Pekalongan dan Agung S dari Madura FC. Keduanya berposisi sebagai gelandang.

Peluang kedua pemain untuk berkostum jersey batik parang biru sangat sudah tertutup. Tak sampai seminggu melakukan pengamatan, Pelatih Erwan Hendarwanto memberikan sinyal lampu merah keduanya untuk bisa bergabung dengan skuad Mataram Knight di putaran kedua ini. “Kami sudah amati saat latihan dan permainan, masih di bawah pemain-pemain PSIM,” ujar Erwan ditemui kemarin (25/7).

Melihat kemampuan pemain di bursa transfer kali ini, tim pelatih nemutuskan untuk tidak menggelar seleksi. Kini, Erwan lebih fokus pada pemebenahan lini dan memoles skuad yang sudah ada.

Erwan menjelaskan, ingin fokus pada peningkatan performa pemain ketimbang melakukan pengamatan terhadap para pelamar. Menurut dia, mencermati pemain baru di saat-saat kompetisi tengah berjalan, hanya akan membuang-buang waktu dan mengurah energi tim pelatih. “Kami tidak ada libur pada bursa tranfer ini. Sedangkan sekarang putaran kedua sudah berjalan, jadi fokusnya bukan cari pemain tapi meningkatkan perform,” jelas eks asisten dari Seto Nurdiyantara.

Menurut Erwan, tim pelatih baru akan menerima pemain seleksi kembali jika pemain-pemain tersebut benar-benar memiliki kemampuan di atas rata-rata pemain PSIM. Termasuk pemain itu sudah jelas rekam jejak di klub sebelumnya. “Jadi tinggal tes medi, lolos dan kami kontrak. Jadi tidak perlu menyeleksi lagi,” katanya

Total ada 24 pemain menghuni PSIM ditambah 5 pemain magang. Ke-24 pemain itu sudah termasuk satu pemain baru yakni Riskal Susanto yang sudah dikontrak serta Andrianto Agung yang mundur dari tim. “Kami sangat percaya dengan kekuatan tim yang ada saat ini,” jelas Erwan.(bhn/din/ong)