RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PSIM Jogja hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan skuad menghadapi Persatu Tuban di laga kandang Kamis (27/7) mendatang. Dalam waktu itu, pembenahan di berbagai lini harus dilakukan guna menghindari dobel kekalahan.

Skuad Mataram Knight-julukan PSIM Jogja kembali menjalani latihan kemarin (24/7) sekembalinya dari Kalimantan. Mereka mengalami kekalahan 1-3 atas Martapura FC di Stadion Demang Lehman Sabtu (22/7). Lini tengah, menjadi salah satu sektor yang banyak mendapatkan porsi latihan dari tim pelatih.

Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengaku tidak cukup puas dengan performa para gelandanganya. Untuk memperkuat cara bertahan, para gendang PSIM melahap porsi latihan bertahan. “Pagi ini (kemarin, Red) kami lakukan drill untuk pembenahan defend,” kata Erwan ditemui usai latihan.

Erwan menyebut skuadnya membutuhkan gelandang bertahan dengan karakter yang kuat. Seimbang dalam membantu serangan dan juga zona pertahan sendiri.

Maka sebelum waktu transfer berakhir, PSIM Jogja masih memburu pemain untuk memperkuat skema 4-2-3-1 yang biasa diterapkan oleh sang allenatore.

Menurut Erwan, dua gol terakhir ke gawang PSIM Jogja, disebabkan lemahnya koordinasi para gelandang bertahan. Pos yang dipato Raymong dan Gilang tersebut begitu mudah dieksploitasi para barisan penyerang Martapura. “Itu menjadi kelemahan kami. Butuh proses menumbuhkan karakter pada gelandang yang kita punya,” jelasnya.

Selain melakukan pembenahan di sektor pertahanan dan lini gelandang bertahan, tim pelatih juga membenahi barisan gelandang serang. Ia meminta gelandang serang, cukup harus aktif dalam melakukan pressure dan juga menjemput bola ke area pertahanan sendiri, “Harapannya agar tidak mudah bola masuk ke zona pertahanan sendiri,” jelasnya.

Sementara dalam latihan kemarin, PSIM Jogja ketambahan seorang pemain yang mengikuti seleksi. Seorang gelandang serang, Agus S, tampak ikut dalam latihan yang digelar pagi. “Sorenya kami ada laga ekshibisi. Besok (hari ini, Red) sudah bisa diputuskan,”imbuhnya.

Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mendukung sepenuhnya tim pelatih untuk memperkuat skuad memasuki putaran kedua. Dengan kekalahan di Martapura, persaingan di Grup 5 menjadi semakin ketat. “Pemain yang kami punya tetap dipertahankan. Sedangkan Said Mardjan kabarnya siang ini akan kembali ke Jogja,” katanya.

Said Mardjan sendiri sebelumnya sempat mengalami cedera bahu. Pasca liburan Idul Fitri, pemain yang biasa berposisi sebagai bek sayap ini belum menampakkan diri, karena masih berada di Sulawesi Utara. (bhn/din/ong)