SEPAKAT: Perwakilan suporter dari sekolah peserta Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017 berkumpul dan kompak untuk menjaga kondusifitas saat laga di GOR UNY. Mereka mengikuti gathering di Radar Jogja kemarin.

KEKOMPAKAN dan semangat saling menghormati diperlukan oleh semua tim suporter. Saat gelaran Honda DBL D.I.Jogjakarta 2017 berlangsung di GOR UNY 28 Juli hingga 12 Agustus, suporter setiap sekolah peserta harus saling menghormati dan menghargai.

Guna menyamakan persepsi dan memahami regulasi, crew Honda DBL D.I.Jogjakarta 2017 menggelar gathering suporter. Mereka diundang untuk kumpul di Radar Jogja, kemarin.

Acara tersebut mempertemukan perwakilan seluruh suporter yang akan datang mendukung tim mereka pada gelaran utama nanti. Nuansa santai dan bersahabat mewarnai acara yang dimulai jam 15.00 tersebut.

“Kami mengumpulkan kalian untuk sharing. Agar sesama suporter bisa saling menghormati. Respect,” ujar penanggung jawab gathering suporter Tatang Guritno.

Tatang mengatakan bahwa kata kunci saat digelarnya Honda DBL nanti adalah sportivitas. Event yang kondusif dan tidak ricuh adalah harga mati.

“Kami rindu supporteran. Meneriakkan nama sekolah kami untuk memberi semangat dan moral yang lebih bagi tim yang sedang bertanding,” ujar perwakilan suporter dari SMAN 1 Prambanan Dionisius Prida.

Menurut dia memang setiap sekolah memiliki rivalitas dengan sekolah lain. Namun harus dipahami bahwa rivalitas yang dibangun adalah rivalitas dalam hal prestasi.

Pertemuan tersebut menelurkan kesepakatan. Kesampingkan rivalitas antarsekolah untuk fokus menjaga ketenangan, kemeriahan, dan suasana aman dalam setiap pertandingan Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017.

“Kami sudah sepakat, yakin kepada kami. Kami sudah bertekad menjaga keamanan, dan menghindari segala hal yang berbau ricuh pas suporteran nanti,” tegas perwakilan suporter dari SMA Pangudi Luhur Silvester Alvin.

Keakraban antarsupporter tersebut semakin terasa. Ketika mereka semua bergabung untuk foto bersama di halaman Radar Jogja dan berteriak “Istimewaa…” (sbe/iwa/ong)