BABAK awal Loop 3X3 Competition sudah mulai digelar. Bertepatan dengan roadshow crew Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017 di SMA Bopkri 1 (Bosa) Jogja kemarin.

Laga tersebut merupakan babak penyisihan dan akan menyisakan delapan tim yang nantinya bakal menjalani partai big eight di GOR UNY. Bersamaan dengan digelarnya Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017.

Loop 3X3 Competition dibuka dengan game SMAN 10 Jogjakarta (A) melawan SMAN 2 Banguntapan, dan SMA Budi Utama (A) melawan SMA Bopkri Satu (D). Dimenangkan SMAN 10 Jogjakarta dengan skor 5-4 dan Bopkri satu dengan skor 11-1.

“Sempet takut gak lolos, pas hampir kekejar 4-4 kami langsung cari satu poin, buat memastikan tempat di babak big eight,” ujar kapten tim SMAN 10 Jogja Izzuddin Nur Ridwan.

Izzuddin merupakan salah seorang pemain SMAN 10 Jogja yang berlaga di Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016. Dia menargetkan masuk ke babak final Loop 3X3 Competition.

Sedangkan SMA Budi Utama merupakan debutan dalam kompetisi ini. Dua tim yang dikirim belum bisa lolos ke big eight.
“Seru pertandinganya, ini kali pertama kami ikut di kompetisi basket yang besar dan resmi seperti ini. Pertandingan pertama langsung lawan Bosa, lumayan sulit,” ujar pemain SMA Budi Utama Daniel Bisma Narendra.

Selain loop 3×3 Competition, crew Honda DBL juga mengadakan sparring melawan tim basket putra Bosa. Pertandingan dimenangkan crew Honda DBL dengan skor 35-29.

“Sparring untuk menjajal kesiapan tim Bosa. Minat dan bakat basket kami dukung secara optimal. Mumpung mereka masih muda, pengembangan bakatnya kami maksimalkan,” ujar Kepala SMA Bosa Andar Rujito. (sbe/iwa/ong)