RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Setelah tahun lalu absen, Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X kembali hadir di tengah masyarakat Bantul kemarin (20/7). Orang nomor satu di DIJ itu sekaligus didaulat sebagai inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo. Tidak seperti biasanya, raja Keraton Jogjakarta itu pun meninggalkan Lapangan Trirenggo setelah seluruh rangkaian acara selesai. Disambut tarian tradisional “Makaryo Mbangun Deso”, HB X undur diri setelah pelepasan ratusan peserta kirab budaya dari 17 kecamatan.

Dalam kesempatan itu HB X menyampaikan beberapa poin penting bagi pembangunan Bumi Projotamansari. Gubernur meminta seluruh jajaran pemkab mengawal program-program prioritas yang dicanangkan kepala daerah setempat.
Sebagaimana diketahui, Bupati Suharsono dan wakilnya, Abdul Halim Muslih, mempunyai visi dan misi mewujudkan masyarakat Bantul yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Secara spesifik, HB X menyoroti pembangunan bidang kesehatan.”Bagaimana pengertian sehat itu tidak hanya raga yang tidak sakit. Pengertian sehat itu ya juga budi pekertinya tidak sakit,” jelasnya.

Terkait sejumlah “pekerjaan rumah”, khususnya pembangunan infrastruktur menyambut New Yogyakarta International Airport (NYIA), HB X menyerahkan sepenuhnya kepada pemkab dan DPRD. “Itu wewenang kabupaten dan dewan,” tutur ayah lima putri itu.

Menanggapi petuah gubernur, Suharsono mengaku telah menyiapkan beberapa program unggulan untuk menyambut NYIA. Salah satunya penataan seluruh objek wisata di kawasan pesisir pantai selatan. Program itu menjadi prioritas karena Suharsono optimistis operasional NYIA pada 2019 akan membawa dampak positif. “Bisa menjadi titik balik pertumbuhan perekonomian,” katanya.

Suharsono berharap, dibukanya penerbangan langsung dari berbagai negara ke NYIA mampu mendongkrak kunjungan wisata Bumi Projotamansari. Bukan hanya destinasi pantai, melainkan juga beragam objek unggulan yang kini terus dikembangkan. Seperti Hutan Pinus Mangunan dan Puncak Becici, yang menjadi jujugan rombongan mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Suharsono berjanji meningkatkan program prioritas lain, seperti bidang kesehatan, pemerintahan, dan pendidikan dengan menambah alokasi anggaran operasional.(zam/yog/ong)