RADARJOGJA.CO.ID – MAGELANG – Gol balasan Nunung Dwi Cahyo di menit 76 menyelamatkan PPSM Sakti dari kekalahan saat menjamu Persis Solo di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang kemarin (20/7). Gol mantan pemain Persiba Bantul itu menyamakan skor 1-1, setelah di menit 17, pemain belakang PPSM Erik Sandi membuat gol bunuh diri.

Hasil imbang 1-1 ini pantas disyukuri kubu tuan rumah. Meskipun hasilnya di luar target. Pelatih PPSM Sakti Siswanto sudah memrediksi hasil ini. Itu karena tidak lepas dari kondisi pemain anyar yang baru saja bergabung.”Untuk menyatukan permainan pemain baru dan lama, butuh waktu,” kata dia usai laga.

Menurut Siswanto, anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Persis Solo yang notabane menduduki prunner up klasemen sementara Grup 4 Liga 2. Para pemain baru PPSM Sakti bermain lumayan bagus.”Bahkan, Nunung Dwi Cahyo mampu mencetak gol,” jelasnya.

Meskipun bertindak sebagai tamu, Persis Solo berani mengambil inisiatif dan tampil menekan. Para pemain tamu mampu menguasai bola di daerah pertahanan PPSM. Ancaman demi ancaman terus ditunjukkan para pemain Persis.
Umpan dari Dedi Cahyono di depan gawang PPSM Sakti yang dijaga M Ihsan Ramadhani tak bisa dikonversikan menjadi gol. Justru menit ke 17, umpan Kapten Persis Solo Bayu Andra mengakibatkan gol. Bola yang ingin dihalau pemain belakang PPSM Erik Sandi justru masuk ke gawang sendiri.

Tidak mau malu, PPSM mendapat kesempatan serangan balik. PPSM baru bisa mencetak gol sekitar menit 76. Kemelut bola di depan gawang dimanfaatkan Nunung Dwi untuk mencetak gol.

Umpan bola pendek dari kaki Rezza dan pemain lainnya, hingga bisa dimanfaatkan Nunung. Bola dari kaki kiri Nunung melaju cukup deras hingga akhirnya kiper tak bisa membendung. Skor pun berubah 1-1.

Usai pertandingan perwakilan dari Persis Solo tidak ada yang memberikan pernyataan kepada awak media di Ruang Media Stadion Moch Soebroto. Pelatih Persis Solo Widyantoro dan beberapa jajaran manajemen justru berdiri di luar sekitar ruang ganti pemain.(ady/din/ong)