RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – PSIM Jogja mematangkan skema alternatif guna mengarungi putaran kedua Liga 2 mendatang. Pola menyerang 4-4-2 menjadi skema yang disiapkan tim pelatih guna bertandang ke Kalimantan, dalam laga melawan Martapura FC 22 Juli mendatang.

Skema tersebut mulai disiapkan pelatih saat laga ekshibisi melawan Topan tim, di Stadion Tamanan, Bantul Senin (17/7). Pada pertandingan yang berkesudahan 4-0 untuk keunggulan Mataram Knight-julukan PSIM Jogja itu, pelatih Erwan Hendarwanto menduetkan striker Engkus Kuswaha dan Krisna Adi di lini depan.

Hasilnya, masing-masing dari mereka menyumbangkan sebiji gol, sementara gol lain diciptakan Arga Permana dan Tri Wahyu. “Skema lama (4-2-3-1.red) tetap menjadi pilihan. Kalau sudah mengalami kebuntuan, kami akan gunakan 4-4-2,” kata Erwan.
Erwan menyebut skema tersebut sebenarnya belum sepenuhnya matang. Kelemahan yang masih mencolok yakni koordinasi dan transisi antarlini.

Lini tengah yang ditempati oleh Dicky Prayoga, Rangga Muslim, Raymond dan Pratama Gilang belum berjalan dengan baik. Jarak antar pemain saat melakukan transisi menyerang ke pertahanan terlalu jauh. “Dua center back sering terlambat melakukan marking,” jelas mantan asisten Seto Nurdiyantara ini.

Erwan hanya memiliki waktu efektif selama dua hari mempersiapkan tim sebelum bertolak ke Kalimantan, pada Jumat pagi (21/7). Nah, melawan pemuncak klasmen Grup 5, pelatih bertekad skuadnya tidak kehilangan poin dilaga kandang seperti di putaran pertama.

Seperti diketahui dari tiga pertandingan laga tandang yang dijalani, Ahmad Taufik cs hanya mampu meraih poin satu. Untuk itu, mencuri poin dilaga tandang menjadi target tersendiri selama mengarungi putaran ke dua.
Tercatat ada empat laga away yang nantinya dijalani oleh PSIM. Keempat laga away tersebut yakni melawan Martapura FC, Persinga Ngawi, Persebaya, dan Persepam. “Secara kualitas pemain tidak jauh beda. Oleh karenanya target bisa mengumpulkan 15 poin untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar,” tandasnya.

Menurut Erwan, mencuri poin di laga melawan Martapura sangat penting, karena nantinya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemain. Apalagi, Martapura salah satu tim yang cukup sulit ditaklukkan bila bermain di Kandang sendiri.”Kami akan memaksimalkan perjuangan di Martapura,” (bhn/din/ong)