RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA-PSIM Jogja berencana menambah amunisi baru jelang menghadapi putaran kedua Liga 2 Indonesia. Pemain buruan tersebut akan mengisi sejumlah sektor yang dianggap menjadi titik lemah Mataram Knight-julukan PSIM Jogja selama menjalani putaran pertama.

Dari hasil rapat evaluasi tim yang digelar Minggu malam (16/7), manajemen memberikan lampu hijau bagi pelatih Erwan Hendarwanto, untuk menambah amunisi baru. sStidaknya, ada tiga pemain yang dibutuhkan oleh pelatih untuk mengarungi tujuh laga di putaran kedua mendatang.

Erwan menyebut penambahan pemain ada di posisi bek tengah, bek sayap, serta gelandang bertahan. Sektor tersebut dinilai menjadi titik lemah karena minim kompetisi antar pemain.”Kami akan koordinasi pemain ke manajemen menganai pemain incaran,” jelas Erwan ditemui di Wisma Soeratin kemarin (17/7).

Kekhawatiran pelatih atas kompisi pemain belakang yang dimiliki saat ini cukup beralasan. Sebab sampai dengan pertandingan, tercatat ada delapan gol bersarang di gawang PSIM. Apalagi, rotasi pemain di lini belakang dan gelandang bertahan sangat minim.

Praktis lini belakang Mataram Knight hanya mengandalkan nama-nama seperti Ahmad Taufik, Edo Pratama, Ayub Antoh, Diaz Bayu serta Said Mardjan yang hingga kini belum juga bergabung dengan tim.

Belum lagi, PSIM Jogja baru saja kehilangan pemain tengah, Ardiyanto Agung yang menyatakan mudur dari PSIM pasca laga melawan Persepam Madura Utama. Erwan menyebut, mantan pemain Pra PON Jawa Tengah ini mundur dengan alasan menyelesaikan skripsi.”Yang besangkutan (Ardiyanto) sudah bicara kepada saya dan manajemen,” jelasnya.

Erwan juga berencana mencari pemain di sektor gelandang bertahan. Selama ini banyak bertumpu pada Hendika Arga dan Andi Kurniawan. Sedangkan posisi Andi, cukup disorot oleh pelatih karena performa yang kurang memuaskan.”Sebagai pemain senior Andi harusnya bisa membimbing pemain muda,” jelasnya. (bhn/din/ong)