RADARJOGJA.CO.ID – TERIAKAN yel-yel suporter sambil bergerak mengikuti koreografi yang dicontohkan leader menjadi hal penting dalam pertandingan. Menyemangati temannya yang sedang berlaga.

Pelajar SMA Sederajat di Jogja sudah pasti menunggu Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017. Tak hanya tim basket, jurnalis dan dance yang akan tampil. Juga tim suporter yang akan meramaikan venue saat event digelar Jumat hingga Sabtu (28/7-12/8) mendatang.

Tim suporter SMAN 7 Jogja juga akan ikut meramaikan GOR UNY tersebut. “Kami sudah menyiapkan koreo untuk mendukung tim basket kami. Terus sudah persiapan maskot juga,” kata koordinator suporter SMAN 7 Jogja Fuad Taufiq.
Cowok kelas XII IPS 2 ini mengatakan akan ada yang baru di tribun SMAN 7 Jogja (Smaven). “Kami ingin mencoba pake giant flag. Soalnya belum pernah seperti itu,” kata Fuad.

Tim suporter ini sudah menyiapkan koreo dan properti sejak sebelum libur Lebaran. Mulai Rabu (5/7) lalu mereka sudah kembali merapat untuk membahas soal suporteran SMAN 7 Jogja.

Fuad berharap tahun ini massa yang akan datang lebih banyak dari tahun lalu. “Biar lebih meriah lagi. Apalagi ada murid kelas X yang bisa menjadi lebih keren lagi suporterannya,” ujar Fuad.

Dia mengatakan jika suporter SMAN 7 Jogja sering melakukan latihan bersama. Meneriakkan yel-yel di lapangan basket sekolah mereka selama tiga kali seminggu.

Kehadiran suporter, kata Fuad, membuat pemain bisa berlaga maksimal dan fair. Dia bangga menjadi leader dan memimpin temannya datang ke GOR UNY untuk mendukung tim sekolahnya.

Kapten tim basket cewek SMAN 7 Jogja Asyifa Aghniya merasa senang dengan antusiasme teman-temannya. “Jadi lebih semangat, termotivasi dan pengen main semaksimal mungkin,” kata Asyifa.

Cewek bernomor punggung 11 ini mengatakan pentingnya kehadiran suporter basket. Suporterlah yang membuat tim basket menjadi termotivasi bangkit ketika jatuh. “Itulah alasan kami untuk bermain maksimal,” kata Asyifa. (sde/iwa/ong)