RADARJOGJA.CO.ID – Di Sleman, libur panjang Lebaran ternyata berdampak gangguan pelayanan administrasi kependudukan. Jaringan internet drop mengakibatkan pelayanan pembuatan KTP elektrorik (e-KTP) terhambat. Hal itu terjadi di kantor Kecamatan Sleman. “Ada 46 berkas permohonan,” ujar Camat Sleman Iriansya kepada Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sidak kemarin.
Masalah gangguan internet telah dilaporkan ke dinas komunikasi dan informatika.

Bupati memang telah mewanti-wanti seluruh instansi pelayanan masyarakat tetap beroperasi selama libur Lebaran. Termasuk lembaga layanan administrasi kependudukan. Hal itu guna melayani para pemudik yang masih berstatus warga Sleman.

Karena itulah, sidak diutamakan di instansi pelayanan masyarakat. Sebelum ke kantor Kecamatan Sleman, bupati menyambangi kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil), dinas penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu (DPMPPT), serta dinas perhubungan.

Di kantor dinas perhubungan SP menyempatkan diri melihat aktivitas uji kir kendaraan. Sedangkan di DPMPPT orang nomor satu di Sleman itu memantau front office yang menjadi pintu keluar-masuk dokumen permohonan perizinan.

SP, sapaan Sri Purnomo, menilai kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Sleman telah on the track. Termasuk layanan di kantor-kantor kecamatan. Meskipun ada beberapa yang mengalami kendala teknis.

“Semua sudah berjalan lancar pada hari pertama masuk kerja ini. Di Kecamatan Depok ada 90 pemohon berkas administrasi kependudukan dan alhamudulillah lancar. Untuk kendala di Kecamatan Sleman menjadi catatan dan segera diperbaiki,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman Mardiyana mengatakan, sedikitnya ada 70 kendaraan diuji kir kemarin. Lebih sedikit dari hari biasanya yang rata-rata mencapai 110 kendaraan.(dwi/yog/ong)