RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Berat badan para pemainya tidak ada yang mengalami kenaikkan. Namun pelatih PSS Sleman Freddy Muli menilai, fisik dan teknik permainan Busari dkk menurun hampir separuh dibandingkan sebelum libur kompetisi.

Setidaknya itu yang dilihatnya dari dua latihan awal. Karena itu tidak ada cara lain selain kembali menggenjot fisik pemain agar daya tahan mereka kembali pulih.

Pelatih lalu memboyong skuad ke dataran tinggi di Kaliurang untuk menggembleng daya tahan tubuh pemain. Pelatih meminta mereka berlari menempuh jarak tak kurang dari 7 kilometer. Ikut pula dalam latihan fisik tersebut Tedi Berlian yang sudah sembuh dari cedera. “Fisik maupun teknik mengalami penurunan signifikan, jadi pemain kami genjot latihan fisik secara maksimal,” kata Freddy.

Gemblengan fisik bukan pertama kalinya dilakukan mantan pelatih Persebaya dan Persik Kediri itu. Pada awal sebelum kompetisi, tim juga melakukan latihan fisik di pantai di selatan Bantul. Freddy menilai, dengan sisa waktu yang ada, tim harus memaksimalkannya untuk terus mengembalikan performa seperti sebelum libur.

Di sisi lain, pelatih juga melakukan kalkulasi waktu sehingga pembenahan skill dan teknik berimbang dengan pembenahan fisik pemain. Latihan akan kembali dilakukan sehari dua kali sampai jelang pertandingan melawan PSGC di pekan keenam fase grup. “Skill dan teknik pemain juga perlu dibenahi untuk menunjang evaluasi taktikal dan strategi. Keduanya memiliki kesinambungan mempengaruhi permainan,” ungkapnya seperti dikutip dari situs klub.

PSS akan menjamu PSGC di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (8/7) mendatang. Super Elja saat ini masih bertengger di posisi dua klasemen grup 3 dengan raihan 10 poin, hasil tiga kali kemenangan, satu kekalahan dan sekali seri. Tertinggal satu poin dari PSCS Cilacap yang memuncaki capolista sampai pekan kelima. (riz/din/ong)