RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Sabtu (8/7) pekan ini, sedianya akan ada dua pertandingan Liga 2 yang digelar di DIJ. Yaitu pertandingan grup 4 antara Persiba Bantul melawan Persipon Pontianak dan di grup 3 yakni Sleman yang akan menjamu PSGC Ciamis.

Namun sesuai kebijakan Polda DIJ, tidak memungkinkan ada dua pertandingan yang digelar di hari dan waktu yang sama.Karena itu, Panpel Persiba Bantul sedang mengupayakan perubahan jadwal ke operator kompetisi untuk memundurkan jadwal sehari kemudian.

Saat ini pihak panitia pelaksana pertandingan masih menunggu jawaban dari operator liga untuk bisa melaksanakan laga pada Minggu sore (9/7).

Sekretaris Panpel pertandingan Persiba Nofriyanto mengatakan, surat permintaan perubahan jadwal sudah dikirim ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun sampai dengan kemarin, pihaknya belum mendapatkan surat balasan terkait permintaan pemunduran jadwal pertandingan.”Kami masih menunggu surat balasan dari operator liga. Kemungkinan kantor PT LIB baru aktif tanggal 3 Juli (hari ini, Red), mudah-mudahan segera mendapatkan jawaban,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/7).

Di sisi lain, pihaknya juga mengaku telah mengurus perizinan pertandingan kepada kepolisian. Ia berharap segera mendapat balasan dari PT. LIB, agar surat balasan tersebut bisa dilampirkan untuk mendapatkan izin dari pihak keamanan. “Kami sudah berusaha mengurus semuanya, saat ini tinggal menunggu surat dari operator dan kepolisian,” imbuhnya.

Dari sisi tim, perubahan jadwal jika nantinya bertanding pada 9 Juli, dinilai akan sedikit meringankan. Artinya waktu persiapan tim bertambah sehari. Hal itu bisa dimaksimalkan untuk lebih memantapkan persiapan menghadapi tim asal Kalimantan Barat tersebut. “Kami siap saja main 8 Juli atau 9 Juli. Tidak ada masalah,” ujar pelatih Persiba Purwanto Suwondo.

Bahkan menurutnya, pemain sudah tidak sabar untuk segera bersua dengan Persipon. Sebab Johan Manaji dkk saat ini memburu kemenangan pertama untuk meraih tiga poin krusial di kandang. Mantan juru racik strategi PSBI Blitar itu menyebut, pemainya sangat antusias bermain kembali setelah jeda Ramadan dan Lebaran.”Materi fisik dan uji coba untuk mengembalikan kebugaran dan sentuhan bola pemain. Sehingga pemain bisa beradaptasi kembali dengan kerja sama dan strategi yang selama ini kami latih,” tuturnya. (riz/din/ong)