RADARJOGJA.CO.ID – GUNUNGKIDUL – Tahun ini Kementerian Agama Wonosari akan memberangkatkan 370 jamaah calon haji. Diperkirakan terbang ke tanah suci pada 3-5 Agustus.

Pelaksana Tugas Kepala Kemenag Gunungkidul Mukotip mengatakan jumlah jamaah calon haji tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Peningkatan jamaah calon haji merupakan dampak positif penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi.

“Tahun ini kami mendapatkan jatah sebanyak 370 jamaah,” kata Mukotip, kemarin (2/7).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, penambahan kuota jamaah haji asal Gunungkidul akan terbagi dalam dua kloter. Pembagian jamaah menjadi dua kloter dilakukan karena setiap kloter hanya berisi 352 jamaah calon haji.

“Tidak bisa menjadi satu kloter karena jumlahnya melebihi kuota. Sehingga sebanyak 18 jamaah akan ikut di kloter lain,” ujar Mukotip.

Menurut dia, sebanyak 352 jamaah masuk ke kloter 23 SOC berangkat Jumat (4/8). Sementara bagi 18 jamaah lainnya akan dimasukan di kloter 31 SOC pemberangkatan pada Sabtu (5/8).

“Semua sudah dipersiapkan dan para jamaah juga sudah mengetahui kloter pemberangkatan masing-masing,” terang Mukotip.
Kepala Seksi Haji Kemenag Gunungkidul Muhammad Yusuf mengatakan agar pelaksanaan pemberangkatan haji berjalan maksimal pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Misalnya menggelar kegiatan manasik haji. Langkah demikian dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada jamaah tentang tata cara melaksanakan ibadah selama di tanah suci.

“Untuk kesiapan fisik, juga sudah dilakukan tes kesehatan guna mengetahui kondisi fisik serta memberikan vaksinasi agar terhindar dari penyakit selama menjalankan ibadah,” kata Muhammad Yusuf.

Menurut dia, kesehatan menjadi prioritas agar para jamaah terus menjaga kesehatan sehingga semua kegiatan ibadah dapat lancar. Diharapkan penyelenggaraan haji 2017 dapat berjalan lancar.

“Masih ada waktu sekitar sebulan. Dalam rentang waktu ini akan kami gunakan menyempurnakan persiapan,” ujarnya. (gun/iwa/ong)