RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bersama rombongan mengunjungi Candi Prambanan, kemarin (29/6). Selain mengunjungi Prambanan, Presiden ke-44 AS ini mengunjungi objek wisata Becici yang terletak di Dlingo, Bantul.

Kunjungan ke Prambanan ini merupakan kunjungan kedua Obama. Sebelumnya, dia pernah berkunjung ke candi itu ketika masih kecil. Sekitar tahun 1971. Saat itu, dia ke Prambanan bersama keluarga Dr Soetoro, ayah tirinya

Kepala Unit Candi Prambanan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIJ Manggar Sari Ayu-ati, mengatakan Obama masih mengingat kenangan berfoto di salah satu candi utama Pram-banan. Ketika itu, Obama sedang berada di Candi Nandi.

“Waktu seumuran anak itu (sambil menunjuk anak kecil yang bersama rombongan), saya pernah berfoto di tempat ini (Candi Nandi),” kata Manggar menirukan ucapkan Obama.

Manggar menyebut, Obama tampak antusias berada di Can-di Prambanan.Obama bersama istrinya Michelle, serta dua putrinya yakni Sasha dan Malia.

Obama dan keluarga memasuki empat candi utama yakni Shiwa, Brahma, Wisnu. dan Nandi. Saat berada di Candi Shiwa, Obama menaiki tangga candi dengan berlari.

Hal tersebut, membuat Manggar keheranan. “Waktu saya bilang, ’Anda sehat sekali naik candi sambil lari’, Obama bilang, ’Sorry, capek ya’,” kata Manggar.

Dikatakan, Obama cukup betah berada di Candi Shiwa yang memiliki ukuran paling besar. Bahkan, Obama sempat berswafoto dengan latar Arca Agastya.

Selain itu, kata Manggar, Oba-ma cukup tertarik dengan kisah Ramayana dan Kresnayana yang digambarkan dalam bentuk re-lief. Obama mengambil sejum-lah foto relief yang menarik perhatiannya.

“Saya lihat dia memotret relief kera yang tengah membangun jembatan,” jelasnya.

Begitu melihat relief bergam-bang kera, Obama langsung menyebut Anoman seraya ber-tanya kepada sang pemandu. Seketika, Manggar menerangkan bahwa relief tersebut bukanlah Anoman.

“Saya bilang Anoman ada di dalam,” ujarnya.

Obama, menurutnya, tampak terkagum-kagum dengan keme-gahan Candi Prambanan. Dise-but, kerap kali Obama bertanya tentang bagaimana cara mem-bangun candi dan waktu mem-bangunnya. Sebab sebelumnya, saat kali pertama Obama ke Candi Prambanan pada tahun 1971, kondisi batu masih ber-serakan.

Obama, Michelle, Sasha, dan Malia tampak terlibat ber diskusi di depan relief atau bagian can-di yang menarik perhatian me-reka. Usai menyaksikan keme-gahan Candi Prambanan, Oba-ma yang kemarin menggunakan kaos biru tua dan jins putih sempat menyapa wisatawan lain yang berada di luar area candi utama.

Wisatawan sempat dilarang masuk ke candi utama saat kunjungan Obama. Ribuan wi-satawan sempat menunggu be-berapa jam sebelum akhirnya diperbolehkan masuk setelah kunjungan berakhir.

“Saya sudah datang dari pukul delapan. Dengar kabar ada Oba-ma mau ke Prambanan, saya datang memilih berlibur ke sini,” kata Sugianto, warga Ban-ten, yang sedang berlibur ke Jogjakarta.

Setelah selama satu jam meng-habiskan waktu di Prambanan, sekitar pukul 10.20 Obama dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Becici, Dlingo, Bantul. Obama berada di puncak Becici selama 15 menit. Di sini Obama tampak menikmati pemandangan Jogja-karta dari ketinggian 380 meter di atas pe mukaan laut (mdpl).

“Yang bisa dilihat dari puncak ini salah satunya Pantai Selatan. Tidak ada interaksi beliau de ngan warga maupun pengelola,” kata Sugandi, ketua operator kawasan Becici. (bhn/amd/ga/ong)