JOGJA – PT Jasa Raharja terus menujukkan komitmennya terhadap upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum di wilayah Jogjakarta. Sebagai wujud komitmen tersebut, perusahaan Badan Usaha Milik Negera (BUMN) ini menghibahkan sebanyak 814 buah sarana penanggulangan kecelakaan kepada Direktorat Lalu Lintas Polda DIJ.

Secara simbolis, penyerahkan alat pencegahan kecelakaan tersebut dilakukan Kepala PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH kepada Direktur Lantas Kombes Pol Latif Usman SH M.Hum di Markas Ditlantas Polda DIJ, Jumat (23/6). Ikut menyaksikan jajaran anggota ditlantas dan petugas PT Jasa Raharja.

Peralatan penanggulangan kecelakaan lalu lintas yang dihibahkan yaitu trafficone sebanyak 150 buah, barikade sebanyak 40 buah, rompi sebanyak 450 buah, dan jas hujan sebanyak 50 buah. Kemudian senter polisi sebanyak 50 buah, stick cone sebanyak 70 buah, tenda payung 3 buah, dan tenda kerucut 4x6Msebanyak 1 buah.

“Penyerahan hibah sarana penanggulangan dan preventif kecelakaan ini merupakan bukti nyata dan kepedulian kami PT Jasa Raharja terhadap upaya preventif pencegehan kecelakaan yang dilakukan oleh jajaran Ditlantas Polda DIY,” kata Kepala PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH usai penyerahan hibah sarana prasarana pencegahan kecelakaan lalu lintas di Markas Ditlantas Polda DIJ.

Wahyu berharap, hibah tersebut dapat bermanfaat bagi jajaran kepolisian lalu lintas yang memiliki tugas mengatur, mengamankan, dan melakukan pecegahan kecelakaan lalu lintas. Sehingga, jajaran polantas sangat memerlukan peralatan tersebut untuk mendukung tugasnya di lapangan.

“Mudah-mudahan alat ini bermanfaat. Apalagi, ini sedang berlangsung musim arus mudik jelang lebaran,” terang Wahyu.

Direktur Lantas Polda DIJ Kombes Pol Latif Usman SH M.Hum menyampaikan terima kasih kepada PT Jasa Raharja atas kepeduliannya yang telah memberikan hibah sarana penanggulangan kecelakaan lalu lintas. Nantinya, alat ini akan segera didistribusikan kepada anggota polantas yang sedang bertugas mengamankan arus mudik lebaran, libur panjang lebaran, dan arus balik.

“Alat ini sangat bermanfaat bagi petugas kami di lapangan. Sebab, alat pecegahan kecelakaan yang kami miliki sangat terbatas sehingga terkadang kami menggunakan alat seadanya,” kata Latif. (mar)