RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Kasus bullying yang menimpa Frikal, pengemudi taksi online, di Bandara Adisutjipto, Jogjakarta berbuntut panjang. Setelah warga Wonosari, Gunungkidul, itu melapor ke Polda DIJ, kemarin (21/6), GM PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama meminta penyidik melakukan pemeriksaan setelah Lebaran. Dia berdalih, saat ini seluruh elemen bandara sedang konsentrasi menangani arus mudik Lebaran melalui jalur udara.

Kendati demikian, usai bertemu anggota Paguyuban Pengemudi Online Jogjakarta (PPOJ), Pandu berjanji mencari pelaku yang melucuti baju Frikal pada Minggu (18/6). Pandu menyanggah adanya keterlibatan pihak bandara dalam kasus tersebut. Namun, dia telah melayangkan surat teguran ke vendor pengelola taksi bandara. “Hanya satu vendor yang kami kirimi surat teguran. Kami harap seluruh pihak menanggapi permasalahan ini secara bijak. Biarkan proses penyelidikan berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Sebagaimana pernyataannya dalam keterangan pers, Pandu kembali menegaskan bahwa aksi yang dilakukan para sopir taksi bandara terhadap Frikal semata-mata karena spontanitas.

Pandu menilai, konflik awak taksi reguler dan online terjadi karena minimnya komunikasi antara kedua belah pihak. Karena itu guna mencegah terulangnya peristiwa bullying terhadap awak taksi online, Agus berencana mengadakan forum group discussion (FGD) dengan melibatkan petugas dinas perhubungan, polda, perwakilan pengemudi taksi reguler, dan driver taksi online. Salah satunya untuk membahas land transportation kawasan bandara.
“Diskusi umum bertujuan menghasilkan situasi yang aman dan nyaman. Agar tidak mengganggu suasana di dalam bandara terutama penumpang maskapai,” katanya.

Sementara Kasubdit Kerjasama, Direktorat Binmas, Polda DIJ AKBP Yusantiyo mengungkapkan, instutisnya merespons secara cepat laporan yang masuk. Hanya, penyidik belum bisa memeriksa terlapor. Alasannya, terlapor sedang sibuk mengurusi arus mudik Lebaran. “Proses penyelidikan dan penyidikan akan kami laksanakan sesegera mungkin,” ujarnya.(dwi/yog/ong)