RADARJOGJA.CO.ID – MUNGKID – Empat orang tewas dalam kecelakaan karambol di Jalan Raya Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kemarin (20/6). Kecelakaan bermula akibat truk tronton BA 9937 JD yang dikendarai Suprih,28, warga Dusun Tulis,Desa Tulis, Kebok, Kudus, mengalami rem blong saat melaju dari arah Semarang ke Magelang. Truk merek Hino bernomor polisi BA 9937 JD tersebut oleng dan lepas kendali, sehingga menabrak Maryam,65, yang sedang berjalan di Simpang Tiga Krincing. Warga Dusun Pandan, Krincing, Secang, itu tewas di lokasi kejadian.

Truk yang terus melaju dan semakin tak terkendali kemudian menabrak Toyota Innova yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) pertama. Benturan dengan Innova pun tak mampu menghentikan laju truk hingga menghantam sepeda motor Honda AA 2606 YA yang dikendarai

Mustofa Shofiyuloh,27, dan Lailatulah,26, sebagai pembonceng. Warga Kauman, Payaman, Secang dan Pasir Kraton Kramat, Pekalongan tersebut terpental dan tewas. Jalanan menurun cukup tajam menyebabkan truk terus meluncur ke arah selatan dan membentur sebuah warung tenda di pinggir jalan. Hingga akhirnya menabrak mobil angkutan umum jurusan Secang-Krincing bernomor polisi AA 1108 AK, yang disopiri Tafsir,39, warga Desa Kaliampo, Pringsurat, Temanggung.

Polisi yang hadir ke lokasi kejadian segera melakukan olah TKP di sedikitnya lima titik. Sedangkan para korban dibawa ke dua rumah sakit untuk diotopsi. Yakni di Rumah Sakit Jiwa Kramat dan RSU Tidar Magelang.

“Dugaan sementara karena rem truk blong, sehingga lepas kendali. Masih kami seleidiki dengan memeriksa saksi-saksi,” jelas Kasatlantas Polres Magelang AKP Didi Dewantara mengenai kronologis kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12.45 itu.
Kini sopir truk dan kernetnya, Yongki Amal Saputra,21, masih diperiksa intensif di Mapolres Magelang.

Suprih mengaku telah berusaha mengendalikan truk yang dikendarainya. Namun, dia tak mampu melawan beratnya stang yang terasa berat.
“Tadinya saya juga sudah berusaha membuang stir ke kiri. Rencananya mau saya arahkan ke sawah. Tapi stir selalu berputar ke kanan terus,” ungkap Suprih.

Salah seorang saksi mata, Sigit Widodo,34, menuturkan, truk lepas kendali sejak melaju di utara Simpang Tiga Krincing. “Mendekati pertigaan itu sudah montang-manting. Kejadiannya sangat cepat. Truk tampak keos-keos sebelum menabrak para korban,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp 15 juta.(cr2/yog/ong)