RADARJOGJA.CO.ID – MAGELANG – Razia aparat Polres Magelang Kota membuahkan hasil. Sebanyak 60 kg obat mercon berhasil disita dari tangan pelaku. Obat mercon merupakan barang yang dilarang pemerintah sesuai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Obat mercon 60 kilogram itu diamankan sudah dalam bentuk bungkusan kecil dengan ukuran bervariasi. Ada yang sudah siap edar dan ada pula yang masih dalam bahan baku. Seperti belerang, arang, dan lainnya. Pelaku menyimpan obat mercon itu di bawah lantai ruang makan.

“Tersangka tidak bisa berkutik dan menunjukkan tempat penyimpanan obat mercon. Pelaku sengaja menyimpannya di tempat tersembunyi,” ujar Wakapolres Magelang Kota Kompol Muh Imron kemarin.

Petugas menangkap pelaku Irwan dari Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Penangkapan pria 51 tahun ini bermula informasi warga. Terdapat penjual obat mercon di wilayah Desa Banyuwangi. Setelah itu, ditindaklanjuti dengan penyelidikan Satreskrim dan ternyata informasi tersebut benar. “Ditemukan barang bukti berupa obat mercon beserta bahan bakunya,” jelas wakapolres.

Pelaku nekat meracik dan menjual obat mercon atau petasan di momen Ramadan. Aparat kemudian menuju rumah tersangka untuk dilakukan penangkapan Sabtu (17/6). Saat ini, tersangka ditahan di Polres Magelang. Pelaku terancam hukuman sekurang-kurangnya selama 20 tahun penjara.
Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani menambahkan, selain merazia petasan, petugas juga melakukan operasi terkait minuman keras (miras). Selama operasi, polisi mengamankan 12 pemabuk dan 3 penjual miras (34 bungkus ciu). Semuanya sudah menjalani sidang dan dikenakan tindakan pidana ringan (tipiring).

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan atau mercon. Selain sudah dilarang, bermain petasan juga membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Sementara itu Irwan mengaku nekat menjual obat mercon karena melihat keuntungannya yang besar. Dia menjual Rp 20 ribu per ons. Sedangkan ia membeli bahan baku Rp 140.000 per resep, yang mana satu resep bisa menjadi 15 ons. (ady/laz/ong)