RADARJOGJA.CO.ID – PURWOREJO – Sebanyak 469 personel polisi bersama unsur yang lain akan mengamankan arus mudik Lebaran 2017 di Kabupaten Purworejo. Tidak ada pelaksanaan pembangunan baik jembatan dan jalan, diprediksi arus lalu lintas jalur selatan akan berjalan lancar.

Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Satrio Wibowo usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Candi 2017 di Alun-Alun Purworejo, kemarin (19/6). Menurutnya, operasi ini merupakan tindakan kemanusiaan dalam rangka mengamankan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan arus mudik.

“Ini adalah operasi kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang akan melaksanakan arus mudik. Sebagai saudara, kita harus memberikan layanan yang terbaik,” kata Kapolres.

Dilaksanakan hingga 4 Juli 2017, Polres Purworejo telah menyiapkan sedikitnya tujuh pos pengamanan atau pelayanan dan satu pos terpadu di perbatasan Kulonprogo-Purworejo. Keberadaan pos-pos itu akan membantu pemudik beristirahat karena Purworejo merupakan salah satu titik lelah di jalur selatan.

“Secara umum dibandingkan tahun kemarin kita lebih siap. Jalur alternatif juga bisa dibuka, tidak seperti tahun lalu yang terkendala pembangunan jembatan di Pituruh,” tambahnya.
Pembangunan jembatan itu menyita perhatian karena di jalur tersebut selama ini menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang hendak ke arah

Magelang dari arah Kebumen. Nantinya, pemudik akan dibantu atau diarahkan oleh petugas yang telah disiapkan untuk memandu arah.
“Sekarang bisa digunakan dan pemudik bisa mengarah ke Pituruh dari arah Butuh kemudian melalui Loning Kemiri-Gebang-kolam renang dan mengarah ke Magelang,” katanya.(bud/laz/ong)