RADARJOGJA.CO.ID – Arus mudik lebaran 2017 mulai terlihat di bandara, terminal, dan stasiun kereta api. Nah, sebagai bentuk kepedulian atas keamanan dan keselamatan kru angkutan umum, PT Jasa Raharja DIJ mendirikan pos pelayanan kesehatan gratis di terminal Giwangan Jogja.

Pos kesehatan yang dijaga oleh seorang dokter dan perawat tersebut didirikan PT Jasa Raharja tepatnya di sebuah los kedatangan penumpang Terminal Giwangan. Selain tenaga medis, pos pelayanan kesehatan yang mendapat dukungan Bidokkes Polda DIJ juga dilengkapi berbagai jenis obat-obatan.

Kepala PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH saat mendampingi Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto yang melakukan kunjungan kerja di Terminal Giwangan Jogja, Minggu (18/6).

“Sopir dan kru bus sewaktu-waktu dapat memeriksakan kesehatannya di pos pelayanan tersebut. Semua kami sediakan secara gratis,” kata Kepala PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH saat mendampingi Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto yang melakukan kunjungan kerja di Terminal Giwangan Jogja, Minggu (18/6).

Tak hanya kru bus, para pemudik dan masyarakat umum juga diperbolehkan memanfaatkan pos pelayanan kesehatan tersebut. Sehingga, apabila ada penumpang yang mengalami sakit perut atau pusing kepala dapat meminta penanganan tenaga medis yang berjaga di pos tersebut.

“Warga yang akan memeriksakan kesehatan juga tidak dipungut biaya,” jelas Wahyu.

Selain pos kesehatan gratis, selama liburan ramadan PT Jasa Raharja tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum yang akan mengajukan klaim.

“Selama lebaran, kami tetap membuka pelayanan di Kantor Cabang PT Jasa Raharja DIJ Jalan Magelang Jogja,” papar Wahyu.

Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto mengapresiasi PT Jasa Raharja DIJ yang telah mendirikan pos kesehatan gratis di Terminal Giwangan. Menurutnya, partisipasi PT Jasa Raharja sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi arus mudik, arus balik, dan libur lebaran.

“Keterlibatan PT Jasa Raharja mendirikan pos pelayanan kesehatan gratis sangat membantu kru angkutan umum dan masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya,” kata Pudji Hartanto.

Dalam kunjungan tersebut, Pudji juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bus yang akan mengangkut para pemudik. Pemeriksaan meliputi kondisi ban, rem, spion, mesin, dan surat kendaraan. Pos pengamanan yang didirikan Dinas Perhubungan Jogja juga tak luput dari pantauan Pudji.

“Pengecekan ini untuk memastikan angkutan umum yang mengangkut pemudik benar-benar dalam kondisi laik dan baik,” terang Pudji. (mar)