RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Keseriusan Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diuji. Itu menyusul adanya desakan yang disampaikan LSM Aliansi Penyelamat Bantul saat menggelar aksi demonstrasi di halaman DPRD Bantul, kemarin (15/6).

Mereka mendesak panitia khusus (pansus) mengeluarkan rekomendasi berupa permintaan audit investigasi atas proyek pembangunan Pasar Angkruksari kepada BPK.

Koordinator Aksi Erwansyah Riyadi menegaskan, proyek pembangunan pasar yang menelan anggaran Rp 12,3 miliar patut ditindaklanjuti. Tidak hanya berhenti di tataran Pansus. Mengingat, kualitas bangunan pasar rakyat yang terletak di Kretek tersebut diklaim buruk. Bahkan, ada item pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Itu terbukti dengan banyaknya temuan BPK.

“Ini momen bagi pansus untuk menunjukkan kinerjanya dengan memberikan rekomendasi,” ketus Erwan dalam orasinya.

Di halaman gedung dewan, belasan peserta aksi ditemui Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo, Wakil Ketua II Mahmud Ardi Widanto, Wakil Ketua III Arni Tyas Paluppi, dan Ketua Pansus LHP BPK Pambudi Mulya.

Dalam aksi yang berlangsung kurang dari satu jam tersebut, Erwan berulang kali mendesak Pansus memberikan rekomendasi audit investigasi. Bahkan, Erwan tampak masih belum begitu percaya saat mendengar kesanggupan Pambudi menindaklanjuti desakan peserta aksi.

“Saya harap bukan sekadar rencana,” ketusnya.

Menurut Erwan, pansus boleh memberikan rekomendasi kepada BPK. Merujuk Pasal 21 Undang-undang No. 15/2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara disebutkan DPRD dapat meminta kepada BPK untuk melakukan tindak lanjut atau audit investigasi terhadap kasus tertentu.

Dalam forum yang sama, Pambudi menegaskan, pansus telah bekerja maksimal. Termasuk memantau langsung titik-titik di Pasar Angkruksari yang menjadi temuan BPK. Juga, meminta klarifikasi langsung kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kendati begitu, politikus PDIP ini berjanji bakal menindaklanjuti tuntutan peserta aksi demo.

“Besok finalisasi. Akan kami tindaklanjuti,” janjinya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo menegaskan, pansus langsung bekerja usai LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2016 diserahkan kepada Pemkab Bantul.

“Teman-teman di DPRD serius dan greget menyelesaikan catatan BPK ini,” tambahnya. (zam/ila/ong)