RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL– Semrawutnya kondisi sejumlah objek pariwisata bukan isapan jempol. Sejumlah anggota Komisi B DPRD Bantul mendapati sejumlah fakta mencengangkan kala melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah objek pariwisata pantai kemarin (6/6). Salah satunya di Pantai Goa Cemara.

Anggota Komisi B DPRD Bantul Jumakir tak menampik tingginya kunjungan wisatawan membawa angin segar bagi penduduk setempat. Tak jarang di antara mereka mendirikan bangunan semi permanen untuk dijadikan warung kuliner. Problemnya, pendirian bangunan ini ada yang mengabaikan keindahan serta lingkungan.”Ada bangunan baru yang didirikan. Tapi malah dengan menebangi pepohonan cemara di sekitarnya,” keluh Jumakir.
Ditegaskannya, pemkab memang harus mendukung semangat warga untuk berdikari. Namun, politikus PPP ini juga menyarankan pemkab tetap harus memantau. Agar kerusakan yang ditimbulkan tak semakin parah.

“Agar keasrian pantai juga tetap terjaga,” tegasnya.

Bila perlu, Jumakir berpendapat pemkab tak perlu mengeluarkan dokumen izin mendirikan bangunan (IMB). Itu sebagai pembelajaran agar warga tak sembarangan mendirikan bangunan semi permanen di kawasan pantai.
“Dampak gelombang tinggi di beberapa pantai seharusnya membuat mereka berhati-hati,” ketusnya.(zam/din/ong)