RADARJOGJA.CO.ID – GUNUNGKIDUL – Prediksi gelombang tinggi pantai selatan benar-benar terjadi. Kemarin (5/6) ombak di Pantai Baron, Kemandang, Tanjungsari, Gunungkidul menerjang bibir pantai hingga sejauh 100 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter. “Itu terjadi sejak Minggu (4/6) malam. Puncaknya hari ini (kemarin, Red),” ungkap Koordinator SAR Satlinmas korwil II Marjono.

Kuatnya terjangan ombak mengikis garis pantai dan menyebabkan abrasi. Akibatnya, garis laut berubah. Area daratan pun berkurang.
Kondisi terparah, lanjut Marjono, di titik pertemuan antara arus sungai air tawar dan laut.

Kendati demikian, hingga kemarin belum ada laporan mengenaikerusakan kapal maupun bangunan di sepanjang pantai selatan.

“Nelayan Pantai Baron dan Drini sudah mengevakuasi kapal ke tempat lebih tinggi,” jelasnya.
Marjono memprediksi ketinggian gelombang masih akan berlangsung hinggahari ini, Selasa (6/6). Namun, ketinggian ombak diperkirakan kembali tinggi pada Jumat (9/6), meski tak setinggi kemarin. Hanya sekitar 10 feet. “Kami juga sudah menginformasikan kepada masyarakat terkait potensi tingginya gelombang susulan,” ucapnya.

Dampak gelombang tinggi turut dirasakan para pedagang ikan. Hasil tangkapan ikan nihil setelah nelayan memarkir perahu mereka. Ikan yang mereka jual adalah hasil tangkapan beberapa hari lalu. “Tapi masih segar. Sebelumnya sempat panen ikan tongkol,” ungkap Katirah, salah seorang pedagang ikan Pantai Baron.
Perempuan paro baya itu berharap gelombang tinggi segara berakhir. Dan cuaca kembali normal. Agar nelayan bisa beraktivitas seperti biasa. (gun/yog/ong)