RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Pergaulan remaja saat ini sungguh kian memprihatinkan. Karenanya harus menjadi perhatian semua pihak. Setidaknya agar kasus yang menimpa IP,15, tak terulang. Bagaimana tidak, meski masih berstatus pelajar di bawah umur, IP nekat melakukan hubungan layaknya suami istri. Ironisnya, warga Sidomulyo, Brintikan, Kalasan, itu nekat mencabuli ER, 14, yang tak lain pacarnya sendiri.

Kini pelajar sebuah SMP di Sleman itu harus berhadapan dengan polisi untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Korban disetubuhi sebanyak lima kali dalam satu kejadian itu. Di dalam kamar saat sepi,” ungkap Kapolsek Kalasan Kompol Haryanta kemarin (2/6).

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula saat ER berkunjung ke rumah IP untuk mengantarkan makanan yang dipesan. Saat itu ER diantar seorang temannya. Keduanya lantas masuk ke rumah IP dan sempat menonton televisi di ruang tamu.

Dari situlah niat mesum IP muncul. Dia kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar. Meski awalnya menolak, korban akhirnya menuruti hawa nafsu pelaku.

Setelah peristiwa itu, korban kembali ke kediamanya di Berbah. Seolah tak terjadi apa-apa. Bahkan, pelaku dan korban yang berada satu sekolah ini tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Namun, tak berselang lama, aksi pelaku mulai tercium oleh orang tua korban. Kecurigaan ibu korban setelah merasakan ada kelakuan putrinya yang berbeda dari biasanya.

Ibu korban pun mengaku syok saat mengetahui perbuatan IP kepada ER. Bak disambar petir di siang bolong, ibu korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa ER ke Polsek Kalasan.

Menurut Haryanta, IP mengaku baru pertama kali mencabuli korban, setelah keduanya berpacaran selama empat bulan.

“Pelaku kami tahan dan masih menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

IP dijerat pasal pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 202 tentang Perlindungan Anak.

Dengan ancaman hukuman minimal 5-15 tahun penjara. penjara. (bhn/yog/ong)