RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Layar monitor dan pintu penutup mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di barat kompleks pabrik PT Madubaru kemarin (2/6) diketahui rusak parah. Kendati begitu, hingga kemarin polisi belum dapat memastikan apakah kerusakan ATM yang terletak di Pedukuhan Padokan, Tirtonirmolo, Kasihan, itu akibat upaya pencurian gagal atau ulah nasabah.

Tak ada saksi yang mengetahui persis kejadian ini. Mengingat kerusakan baru diketahui sekitar pukul 15.30. Sementara peristiwa rusaknya ATM ini dipekirakan sekitar pukul 12.15 hingga pukul 12.30.

“Begitu masuk layar monitor tampak pecah berantakan,” jelas Anang Wibowo, seorang nasabah yang pertama kali mengetahui kerusakan ini sekitar pukul 15.30. Saat itu Anang ingin menarik uang.

Kapolsek Kasihan Kompol Supardi mengaku masih melakukan penyelidikan. Karena itu, mantan Kasat Intelkam Polres Bantul ini belum dapat menyimpulkan penyebab kerusakan ini. Apakah karena upaya pencurian gagal atau ulah nasabah.

Walaupun Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Bantul di lokasi kejadian menemukan aduan palsu yang diduga dipasang untuk mengelabui nasabah. “Bisa saja pengguna (ATM) kesal lantaran ATM-nya tertelan,” dalihnya.

Mengacu hasil pemeriksaan sementara, kerusakan diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.15 hingga pukul 12.30. Atau saat salat Jumat. Menurutnya, mesin ATM saat pukul 12.10 masih dapat digunakan.

Pemimpin BNI Cabang Jogjakarta Wawan Adinarmiharja menyatakan, kerusakan hanya terjadi pada perangkat keras mesin. Pintu brankas masih utuh. Begitu pula dengan koneksi jaringan. Dengan begitu, uang yang tersimpan masih utuh.

Dengan adanya kerusakan ini, Wawan berjanji bakal segera melakukan perbaikan. Sebab, pengguna mesin ATM ini cukup banyak. “Biar pelayanan tidak terganggu lama,” ucapnya. (zam/laz/ong)