RADARJOGJA.CO.ID – PT Jasa Raharja DIJ kembali menyalurkan dana kemitraan, Jumat (19/5). Penyaluran modal usaha sebesar Rp 295 juta tersebut diberikan kepada delapan pelaku usaha kecil yang ada di wilayah Jogjakarta.

Pengusaha yang mendapatkan pinjaman modal untuk pengembangan usaha yaitu peternak sapi, usaha sablon, laudry, dan kerajinan. Kemudian penjahit, warung makan, toko klontong, dan kerajinan.

“Diantara pelaku UKM ada yang mendapatkan pinjaman Rp 20 juta hingga Rp 75 juta,” kata Kepala PT Jasa Raharja DIJ RM Wahyu Widodo SH MH didampingi Kanit PKBL, Nur Cahyo saat menyerahan dana kemitraan di ruang rapat kantor PT Jasa Raharja Jalan Magelang Jogja, Jumat (19/5).

Menurut Wahyu, penyaluran dana kemitraan ini merupakan kali ke-2 sepanjang 2017. Sebelumnya, penyaluran kali pertama dilakukan pada Maret lalu yaitu sebesar Rp 150 juta. Dana tersebut diberikan kepada 5 mitra binaan, pelaku usaha kecil di Jogjakarta.

Penyaluran dana kemitraan ini merupakan tugas tambahan yang diberikan pemerintah kepada PT Jasa Raharja. Tujuannya untuk membantu pengembangan usaha kecil yang ada di tanah air. Harapannya, pelaku usaha dapat meningkatkan usahanya sehingga dapat menyerap tenaga kerja.

Selain program kemitraan, PT Jasa Raharja juga menyalurkan dana bina lingkungan. Sesuai petunjuk teknis direksi, dana bina lingkungan diperuntukan untuk penyempurnaan fasilitas umum seperti tempat ibadah, lembaga pendidikan, dan MCK.

“Sebelum dana bina lingkungan disalurkan, petugas PT Jasa Raharja menyeleksi dan mengecek langsung ke lapangan. Pengecakan tersebut untuk memastikan apakah proposal sesuai dengan kondisi lapangan atau tidak seperti dalam proposal yang diajukan ke PT Jasa Raharja,” papar Wahyu.

Penerima dana kemitraan, Peternak sapi, Rahmi Riyawati mengaku senang mendapatkan pinjaman modal untuk pengembangan peternakan sapi. Nantinya, pinjaman dana tersebut akan digunakan membeli sapi. Harapannya, pada Idul Adha nanti sapi dapat dijual sehingga mendapatkan keuntungan berlipat.

“Pinjaman dari PT Jasa Raharja ini sangat membantu. Sebab, bunganya sangat ringan, dibawah KUR (kredit usaha rakyat),” kata Rahmi. (mar)