RADARJOGJA.CO.ID – Kerja keras Pemkab Bantul kembali mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat. Ini dibuktiknya dengan perolehan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha pada 25 April 2017 di Alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur.

Pemberian penghargaan ini bertepatan dengan Hari Otonomi Daerah (Otda). Penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Presiden RI kepada Pemerintah Daerah. Tujuannya adalah memotivasi Pemda agar bekerja lebih baik lagi.

Sebagai bentuk respon atas penghargaan tersebut, Bupati Bantul Suharsno dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyelenggarakan tasyakuran di Pendapa Parasamya Pemkab Bantul, Jumat (28/4).

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo bersama anggotanya, Sekretaris Daerah Bantul Riyantono, Asisten, Staf Ahli, Jajaran OPD Pemda Bantul, Tenaga Ahli, Pimpinan BUMN/BUMD Bantul, Camat dan Lurah Se-Kabupaten Bantul.

Dalam sambutannya, Bupati Bantul Suharsono menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bantul yang terus memberikan dukungan serta bantuan dalam mewujudkan agenda-agenda yang telah diamanatkan dalam rencana strategis pemerintah daerah. Menurunya, secara bertahap program kerjanya dilaksanakan secara bertahap.

“Tahun pertama ini kami fokus melakukan pembenahan internal aparat birokrasi Pemerintah Kabupaten Bantul agar tata kelola Pemerintahan Bantul berjalan transparan dan akuntabel,” kata Suharsono.

Pembenahan internal organisasi Pemerintah Daerah telah menuai hasil. Ini dibuktikan dengan penerimaan penghargaan dari berbagai instansi pemerintah pusat.

“Inovasi dan kreativitas dalam melayani publik perlu kita tingkatkan. Integrasi teknologi informasi harus dilaksanakan secepatnya. Ini sesuai dengan cita-cita kedepan menerapkan Bantul Smart City, dimana seluruh pelayanan dan informasi masyarakat berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk memudahkan akses warga Bantul yang membutuhkan suatu layanan yang cepat dan terukur,” jelas Suharsono. (mar)