KEHADIRAN Pelatih Freddy Mulli di skuad PSS Sleman banyak berpengaruh terhadap permainan tim berjuluk Green Falcon. Eks gaffer di Persebaya Surabaya itu, mengubah gaya permainan dengan mengandalkan lebih banyak kecepatan.

Hal ini juga berpengaruh terhadap skuadnya. Banyak pemain muda yang masuk karena ketentuan batasan usia. Penjaga gawang Try Hamdani Goentara dari Sriwijaya FC, centerback Jodi Kustiawan dari Perssu Sumenep dan pemain tengah Arie Sandy yang sempat memperkuat Barito Putra. Masih ada sayap Rossi Noprihanis dari Madura United, kemudian Imam Bagus dan Syahrul Fadil dari PS TNI.

Hasilnya langsung moncer meski kurang dari sebulan diracik. Tim-tim Liga1 seperti Persipura Jayapura, Mitra Kukar dan Persegres Gresik ditahan imbang di Piala Presiden lalu. Tim Liga 1 lainnya, Bali United bahkan harus mengakui keunggulan Busari dan kawan-kawan dengan skor 2-1 di partai uji coba.

Perubahan itu tidak lepas dari skema menyerang 4-4-2 yang diterapkan Don Freddy. Ia menyuntikkan karakter tim-tim khas Jawa Timuran. Yaitu bermain rapat di belakang dan mengandalkan sayap serta permainan

cepat di lapangan tengah dan depan. Revi Agung dan Imam Bagus di sisi sayap menjadi pelari-pelari cepat meskipun tidak memiliki keunggulan fisik yang menjulang. Fullback Tedi Berlian dan Bagus Nirwanto juga rajin overlapping menyisir pinggir lapangan.