RADARJOGJA.CO.ID – Laga perdana PSS Sleman sekaligus pembuga Liga 2, melawan PSCS Cilacap menuai masalah. Sang Il Capitano Busari masih diragukan kondisinya untuk bahu-membahu bersama Dirga Lasut. Diperkirakan, penyembuhan Busari membutuhkan waktu dua pekan.

Pelatih PSS Freddy Muli mengisyaratkan, akan mencari pengganti sepadan dengan sang Il Capitano. Pelatih asal Palopo Sulawesi Selatan itu berharap absennya Busari tidak memengaruhi mentalitas tim. “Musim nanti akan berat dan panjang. Siapa saja bisa cedera atau absen karena akumulasi kartu. Jangan sampai tim ketergantungan. Pemain lain harus selalu siap dimainkan,” ungkapnya.

Meskipun begitu, dia juga mengakui bahwa cidera Busari cukup menjadi kendala. Selain karena perannya sebagai pemain juga kepemimpinan di lapangan karena pemain bernomor 17 itu juga kapten tim. Itulah kenapa dia menginginkan gap antara pemain pilar dan pelapis tidak terlalu jauh.

Di satu sisi, meskipun diperkirakan dua pekan baru bisa pulih, dia berharap dengan adanya fisioterapis di dalam tim, serta keinginan kuat dari pemain, kesembuhan bisa jadi lebih cepat. Motivasi pemain bisa membuat masa penyembuhan lebih cepat dari perkiraan. “Tergantung pemainnya juga nanti semangatnya bermain bisa jadi mempercepat penyembuhan,” imbuhnya.

Dalam beberapa latihan terakhir, tim mulai berlatih keras untuk menghadapi PSCS di laga pembuka Liga 2. Motivasi bisa jadi akan berlebih karena pemain ingin membalas kekalahan di perebutan juara ISC-B di Jepara akhir tahun 2016 lalu.

Mengenai opsi yang bisa dijalankan, pelatih mempunyai Dirga Lasut, Chandra Lukmana, dan Arie Sandy di lapangan tengah yang bisa dimaksimalkan. Nama pertama juga mulai menemukan permainan terbaiknya setelah mulai mendapat kepercayaan pelatih dan bisa memecah kebuntuan lewat bola-bola mati seperti saat mengalahkan Bali United beberapa waktu lalu. (riz/eri)