RADARJOGJA.CO.ID – Penanganan kasus kecelakaan maut menelan empat korban jiwa di Tanjakan Pok Cucak, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong pada Minggu (2/4) memasuki babak baru. Kepolisian mengantongi bukti adanya kelalaian dan menetapkan sopir minibus Isuzu Elf sebagai tersangka.

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Samiyono mengatakan dalam perkara ini sopir minibus Elf, Kiswoyo diyakini lalai sehingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Salah satu bukti adanya unsur kelalaian tersebut adalah dugaan penggunaan ponsel saat mengemudi. Hal itu dikuatkan dari pernyataan sejumlah saksi penumpang yang selamat.

“Setelah kesehatan membaik, beberapa waktu lalu sopir kami mintai keterangan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Samiyono, Senin (10/4).

Penetapan tersangka berlangsung sejak Jumat (7/4), dan kini tersangka masih diamankan di Mapolres Gunungkidul. Pihaknya juga menindaklanjuti informasi penggunaan telepon genggam sopir saat mengemudi.

“Untuk mengetahui waktu penggunaan ponsel, dan dicocokkan dengan waktu kejadian kecelakaan,” kata Samiyono.

Bukti-bukti lain dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah juga akan dielaborasi dengan keterangan saksi.

“Hasil analis dari TAA menunjukkan sesaat sebelum kecelakaan minibus dipacu dengan kecepatan 97 kilometer per jam,” ungkap Samiyono.

Sebelumnya, Polres Gunungkidul dan Polda DIJ melakukan olah TKP dengan melibatkan TAA Polda Jawa Tengah untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut itu. Penggunaan alat canggih dari TAA untuk mengetahui titik benturan, titik berhenti, awal kejadian, dan kecepatan kendaraan.

Alat tersebut dapat mencatat detail olah TKP untuk direkam dan dianalisis melalui perangkat lunak komputer. Hasilnya menjadi salah satu alat bukti yang kuat untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Hasil analisis Isuzu Elf bernomor polisi D 7124 AN itu sesaat sebelum menabrak pohon dan terguling dipacu dengan kecepatan 70 hingga 90 kilometer per jam. Diduga, akibat melaju dengan kecepatan tingggi dan kemiringan jalan 35 derajat minibus hilang kendali pada saat jalan menurun dan menikung.

Minibus Isuzu Elf Wahyu Jaya Trans nopol D 7124 AN mengalami kecelakaan saat akan berwisata ke Pantai Indrayanti atau Pantai Pulang Sawal Minggu (2/4). Dalam kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia yakni Muhammad Adhitya Vido, 22; Chairul Amar, 29; Abdul Khafid, 22; dan Alika balita berumur 1 tahun. (gun/iwa/mar)