RADARJOGJA.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangsari, Kecamatan Pengasih menggandeng seniman Bengkel Seni Alugara menggelar teater berjudul Titik Temu. Teater tersebut dalam rangka launching Kampung Wisata Kamal, Minggu (9/4) malam.

Pementasan tersebut unik. Karena teater karangan Abimanyu Prasestia Perdana ini dipentaskan di tengah sawah terasering Pedukuhan Kamal.

“Memang kami sengaja ambil konsep semenarik mungkin. Teater ini sengaja kami pentaskan di tengah sawah dengan mendirikan panggung minimalis,” kata Abimanyu.

Teater Titik Temu menceritakan masyarakat yang memilih hidup di kota dan melupakan hidup di desa. “Pesan yang ingin kami sampaikan, kita boleh modern tapi jangan sampai lupa dengan desa,” kata Abimanyu.

Titik Temu menjadi gambaran kehidupan nyata yang dipanggungkan. Bagaimana masyarakat sibuk mencari materi, meninggalkan desa dengan slogan mencari kebahagian. “Sedangkan kebahagiaan atau titik temu kehidupan sebenarnya ada di desa,” kata Abimanyu.

Sekretaris Desa Karangsari Ari Wibowo mengatakan teater ini menjadi rangkaian launching Kampung Wisata Kamal. Daya tarik Pedukuhan Kamal salah satunya Lumpang Kenteng, kesenian jatilan, sentra empon-empon dan olahan jamu serta banyak lagi.

Pementasan bekerja sama dengan Bengkel Seni Alugara. Tidak berhenti pada pementasan teater, Ari Wibowo berharap bisa berlanjut untuk pendampingan Bengkel Seni Alugara kepada generasi muda.

“Warga akan diajak belajar membuat pementasan yang layak dipertontonkan,” kata Ari Wibowo.

Selain pementasan teater, juga digelar workshop film, pembuatan jamu, kepenulisan, dan pembuatan kerajinan dari bambu. Persiapan acara dilakukan sejak sebulan lalu.

“Selama ini Kamal sebagai transit wisatawan menuju Waduk Sermo ataupun Kalibiru. Kami berharap ini menjadi titik awal pengembangan Kampung Wisata Kamal. Kami juga akan menggelar Kamal Performing Art Carnival,” ujar Ari Wibowo. (tom/iwa/mar)