RADARJOGJA.CO.ID – Pontensi konflik karena isu agama dan intoleransi masih kerap dijumpai di Kabupaten Magelang. Beberapa potensi konflik intoleransi tersebut akhirnya dapat diselesaikan oleh Polres Magelang. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Magelang AKBP Hindarsono SH MHum saat menjadi nara sumber dalam seminarKebhinekaan dan Toleransi Beragama di Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang

“Diantaranya kasus pemasangan simbol Yahudi di Gereja Pantekosta Muntilan dan kasus di media sosial terkait posting gambar Al Qur’an digigit babi di Mertoyudan. Masalah tersebut dapat diselesaikan melalui musyawarah antara pihak yang berseberangan,” katanya.

Dalam seminar yang diadakan kerja sama dengan Fakultas Hukum UM Magelang tersebut, Hindarsono tak mengelak kalau Intoleransi dan tindakan kekerasan masih kerap terjadi di wilayah yang dia pimpin. Salah satu hal yang menyebabkannya yakni semakin bergesernya pola hidup berdasarkan kekeluargaan dan kegotongroyongan ke arah kehidupan yang indivudulias.

“Intoleransiyang dapat memicu konflik antara umat beragama seperti penolakan pendirian tempat ibadah, perusakan tempat ibadahserta intimidasi masih kerap terjadi dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Rektor UM Magelang Ir Eko Muh Widodo MT saat membuka acara menyampaikan bahwa universitas yang dia pimpin telah menerapkan azas kebhinekaan. Mahasiswa UM Magelang, juga berasal dari berbagai agama, meskipun mayoritas beragama Islam.

“Namun mereka mendapatkan hak yang sama dengan mahasiswa yang beragama Islam,” ujarnya.

Pemateri lain, Dr DyahAdriantini Shinta Dewi SH MHum meminta adanya penguatan sistem hukum yang berlaku dalam aktivitas ketatanegaraan di Indonesia. Yakni menyangkut susbtansi, struktur dan budaya hukum. Unsur subtansi tercakup dalam pasal 29 UUD 1945. Sedangkan struktur adalah penyelenggara negara yang wajib mengawal dan mengawasi pasal 29 UUD 1945.

“Adapun budaya hukum menjadi dominan karena bersumber dari perilaku masyarakat untuk saling menghormati perbedaan,” tegas Dyah yang baru saja menyelesaikan studi Doktor tersebut.

Kegiatan tersebut juga kerja sama dengan Kodim 0705/Magelang. Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Inf Hendra Purwanasari SSos sempat menyampaikan sambutan dan memberikan piagam kepada peserta. Peserta selain dari civitas akademika juga dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).(ady/dem)