RADARJOGJA.CO.ID – Sepuluh pasangan bukan suami istri terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo di hotel dan penginapan Pantai Glagah, Minggu (2/4) malam. Hotel dan penginapan ilegal itu berada di selatan calon lokasi bandara atau di area sepadan Pantai Glagah yang selama ini akan ditertibkan.

Plt Kasatpol PP Kulonprogo Duana Heru menegaskan razia akan terus dilakukan dalam rentang waktu yang tidak terjadwal. Apalagi penginapan tersebut ilegal dan melanggar sempadan pantai yang sudah dilarang didirikan bangunan hotel dan penginapan.

“Dari tiga penginapan kita amankan sepuluh pasangan tidak resmi,” kata Duana Heru kemarin.

Dia mengungkapkan, dari pasangan yang diamankan, ada seorang wanita yang membawa anaknya. Kendati yang bersangkutan berkilah akan segera menikah karena sudah bertunangan, sikap mental seperti itu dinilai sangat memprihatinkan.

“Ada bermacam alasan dilontarkan mereka, mulai pacaran, sudah bertunangan sampai mengaku pasangan sah. Namun mereka tidak bisa menunjukkan bukti,” kata Duana Heru.

Kasi Penegakan Perda, Qomarul Hadi mengatakan pihaknya tidak sendirian melakukan razia. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo.

“Razia ini untuk tujuannya menegakkan Perda 4/2013 tentang Ketertiban Umum. Mereka akan kami ajukan ke persidangan dengan ancaman pidana tiga bulan penjara atau denda,” kata Duana Heru. (tom/iwa/mar)